KabarMakassar.com — Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, secara resmi membuka kegiatan Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan 2025–2029 di Aula As-Syifa pada Rabu (3/9).
Dalam sambutannya, Paris Yasir menekankan pentingnya sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak, khususnya para Kepala Puskesmas.
“Saya berharap kepada Bapak/Ibu Kepala Puskesmas untuk mengambil peran strategis dan partisipatif dalam penyusunan Renstra ini,” ujar Paris.
Dengan begitu kata Paris, dokumen Renstra yang kita hasilkan benar-benar menjadi pedoman yang bermanfaat bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Di waktu yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Syusanty A. Mansyur, juga menyampaikan pandangannya.
Menurutnya, penyusunan Renstra ini merupakan momen penting untuk menyelaraskan strategi, arah kebijakan, dan indikator kinerja yang akan menjadi dasar bagi program kesehatan lima tahun ke depan.
“Harapan kita, melalui penyusunan ini, strategi dan arah kebijakan dapat terukur dengan jelas, sehingga pelaksanaan program kesehatan di Jeneponto semakin efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,”ungkap Syusanty.
Selain itu, para narasumber yang terdiri dari Kepala Bappeda, Inspektur Kabupaten, Kepala BPKAD, dan Kabid Makro Bappeda turut memberikan paparan. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan nasional, penguatan akuntabilitas, arah kebijakan anggaran, serta indikator kinerja sebagai landasan dalam perumusan Renstra ini.
Kegiatan ini diharapkan menjadi forum strategis untuk merumuskan dokumen yang komprehensif, akuntabel, dan selaras dengan RPJMD Kabupaten Jeneponto serta RPJMN 2025–2029. Dengan demikian, dokumen tersebut dapat menjadi pedoman bersama untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di Jeneponto.













