kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Pengamat Sebut Restu DPP Selalu Bayangi Bursa Ketua Golkar Sulsel

Jadwal Musda Golkar Sulsel Belum Jelas, Kader Diminta Tetap Solid
Kantor DPD II Golkar Makassar (Dok: Sinta KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Pengamat Politik Universitas Hasanuddin, Prof Sukri Tamma, menegaskan bahwa dalam tradisi Golkar, restu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menjadi faktor paling menentukan dalam suksesi kepemimpinan, di Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan.

“Dalam tradisi Golkar, restu DPP itu menentukan. Hampir semua proses akhirnya bermuara pada keputusan pusat,” ujar Sukri, Jumat (23/01).

Menurutnya, meski dinamika di daerah memunculkan banyak nama dan konfigurasi dukungan, keputusan final tetap berada di tangan DPP. “Biasanya beberapa nama diajukan, lalu DPP yang menentukan. Peran pusat sangat dominan,” kata.

Sukri menyebut, di internal Golkar, keputusan DPP kerap dipandang mengikat seluruh struktur partai. “Saya menyebutnya seperti ‘fatwa politik’. Keinginan DPP menjadi pertimbangan paling menentukan,” tegasnya.

Konteks Musda yang sedang berjalan, ia menilai langkah para kandidat untuk membangun komunikasi intensif dengan DPP menjadi keniscayaan. Sukri menyinggung keputusan Taufan Pawe yang memilih tidak maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel, yang dinilai tidak terlepas dari kuatnya pengaruh pusat.

“Sangat mungkin terkait belum terbentuknya sinyal dukungan yang solid dari DPP,” ujarnya.

Seiring itu, bursa calon Ketua Golkar Sulsel mulai mengerucut dengan sejumlah nama yang beredar, antara lain Munafri Arifuddin, Ilham Arief Sirajuddin, Ina Kartika Sari, Adnan Purichta Ichsan, serta Rahman Pina yang belakangan ikut diperbincangkan.

Menurut Sukri, kemunculan figur-figur tersebut menunjukkan proses konsolidasi masih dinamis. Namun, arah dukungan di tingkat daerah tetap akan sangat ditentukan oleh pembacaan DPP terhadap peta kekuatan dan kebutuhan partai.

“Setelah TP mundur, ada pemilik suara yang mulai menunjukkan arah. Tapi sekali lagi, kita masih harus menunggu keputusan DPP,” tutupnya.

error: Content is protected !!