KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menyampaikan jika kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi pegawai Pemkab Maros mulai akan segera diterapkan.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan kebijakan yang akan dilakukan pekan depan ini merupakan bagian dari respons terhadap kondisi global.
Konflik di kawasan Timur Tengah turut berdampak pada kenaikan harga minyak dunia yang berimbas pada berbagai sektor, termasuk kebutuhan energi di dalam negeri. Ia mengatakan WFA diberlakukan satu hari dalam sepekan, yakni setiap hari Jumat.
“Kemungkinan mulai pekan depan. Skemanya satu hari dalam seminggu, yaitu hari Jumat,” ujarnya, Senin (30/03).
Chaidir menjelaskan, penerapan WFA tidak dilakukan secara menyeluruh kepada semua ASN, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Setiap kepala OPD diberikan kewenangan untuk menentukan pegawai yang dapat menjalankan WFA
“Tidak semua jabatan bisa WFA, karena ada yang memang harus tetap hadir di kantor, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat,” jelasnya.
Untuk unit pelayanan publik, Pemkab Maros akan menerapkan pengaturan khusus agar pelayanan tetap berjalan optimal.
Sistem yang digunakan adalah rolling atau bergiliran, sehingga tidak semua pegawai menjalankan WFA dalam waktu yang bersamaan.
