KabarMakassar.com – PLN ULP Rantepao mengalami proses pemulihan dan optimalisasi sehingga terjadi pemadaman bergilir di seluruh wilayah Toraja Utara. Kondisi ini merujuk pada kondisi yang terjadi pada sebagian sistem bagian selatan (Sulbagsel) .
Kondisi ini terdampak akibat kendala teknis dan pemeliharaan pada pembangkit swasta yang disampaikan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulbagsel).
Meski demikian PLN ULP Rantepao terus berusaha mengoptimalkan pemadaman secara bergilir agar pegunaan listrik di masyarakat Toraja Utara merata.
Manager PLN ULP Rantepao, Ferdinina Tjeleni mengatakan bahwa pihak PLN terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat keandalan sistem dengan mempercepat pemulihan dan optimalisasi pembangkit yang tersedia, mengoptimalkan pola operasi pembangkit, serta melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik.
Selain dari pemeliharan saat ini yang terjadi di jeneponto, juga karena kondisi cuaca kemarau yang berkepanjangan sehingga volume air di sungai berkurang.
“Sistemnya semua sama dari UID sulbagsel, apalagi kita di Toraja ini air di sungai sa’dan mulai berkurang, sehingga masih di butuhkan pengaturan beban,” ujar Ferdinina, Kamis (10/09).
Menurutnya fungsi pengaturan beban berguna supaya menghindari pemadaman yang lebih luas dan kerusakan pada sistem lebih parah karena di paksa.
Dikatakan, kondisi pemadaman bergilir juga di manfaatkan melakukan pemeliharaan untuk peningkatan keandalan, pemangkasan pohon yang rawan mumpung arus lagi offline sambil menunggu kondisi kembali stabil.
Ferdinina juga meminta maaf kepada masyarakat Toraja Utara atas ketidaknyamanan, dengan kondisi saat ini kemungkinan banyak aktifitas masyarakat yang terkendala. Dan mohon kerjasama masyarakat untuk pemangkasan pohon yang diprediksi akan mengganggu arus listrik.
Ia bersyukur masyarakat Toraja masih bisa memahami apa yang terjadi saat ini, oleh itu di mohon kepada masyarakat untuk bersabar, dan tolong di pahami dengan kondisi yang ada. Seluruh petugas PLN terus berjibaku melakukan percepatan penanganan agar kondisi kelistrikan dapat kembali normal secara bertahap.
Untuk informasi mengenai wilayah dan jadwal managemen beban akan disampaikan 1×24 jam melalui WhatsApp channel PLN ULP Rantepao. Sedangkan untuk pelayanan gangguan dan keluhan masyarakat dapat melaporkan melalui aplikasi PLN mobile dan Contact Center PLN 123.













