KabarMakassar.com — Wakil Wali (Wawali) Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan pentingnya percepatan reformasi birokrasi dan penguatan etika pelayanan publik saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan 14 pejabat struktural Pemerintah Kota Makassar, Senin (01/12).
Momentum ini menjadi penanda dorongan kuat Pemkot Makassar untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih akuntabel, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelantikan yang dipimpin langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut disaksikan jajaran Forkopimda. Para pejabat yang dilantik mencakup posisi strategis di Inspektorat, kecamatan, serta Dinas Pendidikan unit yang menjadi garda depan dalam pengawasan dan pelayanan publik.
Aliyah menyampaikan pesan yang menekankan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya bergantung pada aturan dan sistem, tetapi pada karakter dan integritas para aparatur di lapangan.
“Kekuatan pemerintah daerah terletak pada integritas dan pelayanan yang tulus. Mari bersama membangun kultur kerja yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada masyarakat,” ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa percepatan perubahan zaman menuntut birokrasi Makassar bergerak lebih gesit, memperbarui pola kerja, serta menyesuaikan kebijakan agar tepat sasaran dan cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kehadiran pejabat Inspektorat yang baru dikukuhkan, tentu menjadi elemen penting dalam memastikan pengawasan berjalan kuat dan profesional,”
Peran pejabat yang baru dilantik, menurutnya, bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan menjadi motor perubahan sekaligus teladan etika, kedisiplinan, dan kolaborasi lintas sektor.
“Harapan kita, penguatan sumber daya manusia di tubuh Pemerintah Kota Makassar akan semakin mendorong terciptanya pelayanan publik yang unggul dan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat,” tutupnya.
