KabarMakassar.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Selatan menggelar Festival Kuliner Mustika Rasa dalam rangkaian peringatan Haul Bung Karno di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Sulsel, Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, Sabtu (4/7).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua Panitia PelaksanaHaul Bung Karno DPD PDI Perjuangan sulsel Rudy Pieter Goni (RPG) yang mewakili Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel.
Dalam sambutannya, RPG menegaskan bahwa festival kuliner ini mengusung konsep Mustika Rasa, sebagai upaya melestarikan tradisi dan budaya memasak khas Indonesia sebagaimana diwariskan para pendiri bangsa.
Menurutnya, Mustika Rasa bukan sekadar buku resep, melainkan representasi kekayaan kuliner Nusantara yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Melalui Festival Kuliner Mustika Rasa ini, kita ingin menghidupkan kembali tradisi memasak berbasis pangan lokal sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan kuliner Indonesia,” ujar Rudy P. Goni.
Pada festival ini, seluruh peserta diwajibkan menyajikan nasi goreng sebagai menu utama, didampingi olahan pangan lokal berbahan dasar sagu, ubi, jagung, maupun bahan pangan lain yang dapat menjadi alternatif pengganti nasi.
RPG menjelaskan, dipilihnya nasi goreng sebagai menu utama bukan tanpa alasan. Menurutnya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, kerap menyajikan nasi goreng kepada para tamu yang berkunjung ke kediamannya sebagai bentuk penghormatan sekaligus kecintaan terhadap kuliner Nusantara.
“Nasi goreng bukan sekadar makanan. Ia adalah simbol bahwa keberagaman yang diracik dengan kesabaran, gotong royong, dan cinta terhadap kekayaan pangan Nusantara akan menghasilkan persatuan dan kekuatan bangsa,” kata RPG.
Festival kuliner tersebut diikuti oleh DPC PDI Perjuangan Kota Makassar, Toraja Utara, Gowa, Soppeng, Takalar, Parepare, Luwu, Pangkep, Barru, Bone, Kepulauan Selayar, Palopo, dan Pinrang. Selain itu, organisasi sayap dan badan partai seperti Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) dan Banteng Muda Indonesia (BMI) turut ambil bagian dalam perlombaan.
Dalam proses penilaian, dewan juri menitikberatkan pada beberapa aspek, yakni cita rasa dan aroma, kreativitas penyajian, higienitas, kerapian, serta kebersihan. Tim juri terdiri atas Risfayanti Muin, Wilda Pabokori, Hermina Dona, dan Erika Tansil.
Panitia menyediakan hadiah berupa Piala Bergilir serta dana pembinaan bagi para pemenang. Melalui festival ini, DPD PDI Perjuangan Sulawesi Selatan berharap semangat Bung Karno dalam membangun kedaulatan pangan, mencintai produk lokal, serta melestarikan budaya bangsa dapat terus diwariskan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
