KabarMakassar.com — Antrean kendaraan sepanjang lebih dari 300 meter terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/9/2026).
Kemacetan dipicu penumpukan kendaraan roda dua dan roda empat yang mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Panaikang.
Para pengendara disebut telah mengantre sejak pagi hingga malam hari. Namun, pasokan Pertalite untuk SPBU yang berada di jalur penghubung Kabupaten Takalar dan Jeneponto tersebut belum juga tiba.
Situasi sempat memanas sekitar pukul 20.00 WITA. Sejumlah warga yang telah lama menunggu dilaporkan nyaris mencegat mobil tangki Pertamina yang melintas di lokasi.
Mobil tangki tersebut diketahui membawa pasokan Pertalite yang disebut diperuntukkan bagi wilayah Kabupaten Bulukumba.
Manager SPBU Panaikang, Daeng Pajja, mengatakan kekosongan Pertalite terjadi karena pasokan dari Pertamina Makassar belum diterima.
Menurut Daeng Pajja, berdasarkan komunikasi dengan pihak pengantaran, armada belum dapat menyalurkan BBM karena proses pengisian ke mobil tangki untuk jatah SPBU Panaikang belum dilakukan di depo.
Kondisi itu kemudian mendapat perhatian aparat kepolisian. Guna mencegah gangguan keamanan dan kemacetan yang semakin parah, Polres Takalar meminta warga untuk membubarkan diri.
Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki turun langsung menemui para pengendara yang masih mengantre.
“Kami minta pengantre untuk pulang karena sudah ada informasi resmi dari pihak SPBU Panaikang bahwa tidak ada jatah pengiriman Pertalite untuk hari ini,” ujar Alauddin di lokasi.
Hingga malam hari, antrean kendaraan masih terlihat di sekitar SPBU Panaikang dan mengganggu kelancaran arus kendaraan yang melintas di jalur utama Trans Sulawesi.













