kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Panitia UTBK SNBT Unhas Temukan Sindikat Kecurangan Joki dan Admin IT

Panitia UTBK SNBT Unhas Temukan Sindikat Kecurangan Joki dan Admin IT
(Foto : Dok. Andini KabarMakassar)

KabarMakassar.com — Panitia seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) menemukan sindikat kecurangan menggunakan joki dan admin IT saat pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang digelar pada 23-30 April dan 3 Mei kemarin.

Kepala Sub Direktorat Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas, Nurul Ichsani mengatakan pihaknya menemukan adanya dugaan sindikat kecurangan menggunakan jasa joki dan admin IT saat pelaksaan UTBK SNBT di Unhas.

Pihaknya menjelaskan bahwa ada dua orang yang menjadi joki (menggantikan) untuk dua peserta UTBK SNBT Unhas.

Hal ini kata Nurul berawal dari kecurigaan panitia melihat kartu peserta yang telah diedit.

“Setelah dia ujian lalu kami periksa dan memang benar bahwa kartu ujiannya diedit,” ungkapnya dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Unhas, Senin (05/05).

Nurul Ichsani menyebut bahwa dua peserta yang menggunakan joki melamar pada fakultas kedokteran dan kedokteran gigi.

“Fakultas kedokteran dan kedokteran gigi yang menjadi incaran,” sebutnya

Selain itu, pihaknya juga menemukan admin IT yang mencoba menginstall aplikasi tertentu pada suatu komputer untuk dikendalikan dari jarak jauh.

Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahmat menyebut bahwa admin IT tersebut berasal dari internal Unhas yang diajak bekerjasama melakukan kecurangan oleh suatu lembaga bimbingan belajar.

“Jadi memang yang admin IT itu adalah internal Unhas yang diajak oleh tempat bimbel untuk melakukan kecurangan tersebut,” ungkapnya

Pihaknya menyebut joki dan admin IT beserta oknum lembaga bimbingan belajar tersebut merupakan satu sindikat yang juga terhubung dengan daerah lain di Indonesia.

“Ternyata sindikat ini dijalankan oleh lembaga bimbingan belajar. Mereka cari tim IT dan disitu juga ketahuan kalau yang joki ini sudah lama dicari,” bebernya

Meski begitu, ia tidak menyebut pasti jumlah orang yang terlibat dalam dugaan kasus sindikat kecurangan UTBK SNBT ini. Namun, pihaknya telah menyerahkan temuan ini kepada polisi pada saat kejadian dan menunggu hasil penetapan.

Pihaknya menegaskan bahwa apabila terbukti, Unhas akan melakukan pemberhentian terhadap pegawai atau admin IT yang terlibat.

“Penyampaian dari pimpinan bahwa kalau betul terbukti melakukan tindakan pidana tentu tidak akan ditoleransi dan akan diberhentikan,” tegasnya

Pihaknya pun berkomitmen menjaga integritas UTBK Unhas dan dengan penerapan keamanan yang ketat maka kecurangan dapat ditemukan.

“Tentu dengan pengawasan yang ketat, kami gunakan metal detector dan sinyal jumper atau pengacau sinyal,” pungkasnya

Diketahui, sebanyak 21.813 peserta mendaftar untuk mengikuti UTBK SNBT di Universitas Hasanuddin

error: Content is protected !!