KabarSelatan.id — Seorang oknum Brimob dan Security yang bertugas di perusahaan Smelter PT Huady Nikel Alloy diduga aniayai seorang kakek hingga meninggal dunia.
Kakek itu bernama Nuru (69) warga Desa Papang Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh awak media, diduga penganiayaan itu bermula saat korban bersama rekannya sedang memulung untuk mencari sisa-sisa besi diarea pabrik pada Rabu (18/5) kemarin.
Namun naas, kakek berusia 69 tahun dan rekannya itu kedapatan memulung oleh sang oknum Brimob dan Security hingga terjadilah dugaan penganiayaan tersebut.
Menurut H. Musu yang merupakan dari kerabat korban mengaku jika Nuru tewas di rumah sakit usai dianiaya petugas.
"Meninggal Ki itu Nuru dengan yang satunya (rekanya-red) luka di bagian tangan sebelah kiri. Turun mi diperiksa di rumah sakit," kata H.Musu kepada wartawan di Bantaeng, Kamis (19/5).