KabarMakassar.com — Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang terjadi akibat gigitan nyamuk pembawa virus Dengue, umumnya berasal dari nyamuk Aedes Aegypti.
Sebagai wilayah tropis dan cenderung lembab, kasus Demam berdarah ini cenderung meningkat saat memasuki musim penghujan.
Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah kasus DBD kumulatif tercatat sebanyak 13.776 kasus DBD hingga 20 Februari 2022. Sementara, jumlah kematian akibat DBD sebanyak 145 kasus.
Adapun gejala umum dari penyakit DBD ini yaitu demam tinggi yang terjadi secara tiba-tiba, sakit kepala, hilang nafsu makan, mual, dan muntah.Biasanya kondisi ini juga dapat ditandai dengan ruam kulit, nyeri di bagian belakang mata, nyeri otot, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.
Jika tidak cepat ditangani, DBD bisa saja berakibat fatal pada keselamatan diri sendiri.
Oleh karena itu, jika kalian sedang mengalami penyakit DBD sebaiknya diobati secara medis dan mengkonsumsi obat tradisional.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut tiga tanaman herbal yang dapat mengobati penyakit Demam Berdarah Dengue:
1. Jambu biji
Jambu biji merupakan salah satu tanaman herbal yang dipercaya dapat membantu mengobati penyakit demam berdarah. Hal tersebut dapat terjadi karena Jambu biji memiliki kandungan flavoid jenis keursetin yang dapat menghambat virus dengue untuk berkembang biak di dalam tubuh manusia, sehingga dapat membantu mengurangi infeksi virus dan mencegah pendarahan akibat rusaknya trambosit dalam darah.
Tak hanya itu, air rebusan daun jambu biji juga dipercaya dapat membantu mengatasi perdarahan pada pengidap DBD. Bahkan, air rebusan daun jambu biji juga disebut-sebut bisa meningkatkan jumlah trombosit dalam darah menjadi 100.000/mikroliter, dalam waktu 16 jam.
2. Pepaya (Carica Pepaya)
Selain jambu biji, rebusan daun pepaya juga dipercaya dapat membantu mengobati penyakit demam berdarah.
Ekstrak air daun pepaya dipercaya dapat meningkatkan trambosit, sel darah putih, dan neutrofil, sehingga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menghindari perkembangan menjadi DBD yang lebih parah.
3. Pare (Momordica Charantia)
Pare merupakan salah satu sayuran yang terkenal memiliki rasa pahit. Namun, meskipun rasanya pahit, pare termasuk salah satu sayuran yang cukup diminati oleh masyarakat Indonesia. Ternyata, di balik rasa pahitnya pare dipercaya memiliki manfaat menjadi obat Demam berdarah.
Hal tersebut dapat terjadi karena Pare memiliki ekstrak metanol dari M. Charantia yang dapat memberikan efek penghambatan pada DENV-1 oleh uji antivirus berdasarkan efek sitopatik.
Nah, itulah 3 jenis tanaman yang dipercaya dapat mengobati penyakit Demam berdarah dengue (DBD). (Junita).














