kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Nabung Crypto Saat Bitcoin Masuk Trek Bullish

Nabung Crypto Saat Bitcoin Masuk Trek Bullish
(Foto : INT)

KabarMakassar.com — Menabung merupakan kegiatan positif yang harus dilakukan setiap orang, agar kondisi keuangan stabil dan sehat. Aktivitas ini memiliki banyak keuntungan. Namun, terdapat cara efektif dalam menabung yang dapat membawa masa depan lebih cerah.

Salah satu metode yang perlu kamu pertimbangkan adalah nabung crypto. Banyak aset crypto yang bisa kamu pilih seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, XRP, dan lain-lain. Sebelum menentukan pilihan, lakukanlah riset dan analisis secara mandiri.

Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan adalah dengan menganalisis grafik pergerakan harga 1 Bitcoin berapa rupiah. Dari situ, kamu dapat membuat prediksi mengenai arah pergerakan harga Bitcoin atau aset crypto lainnya.

Strategi Menabung yang Efektif

Sebelum kamu melakukan nabung crypto, maka ada beberapa strategi yang harus kamu terapkan, diantaranya adalah:

Buat Rencana Keuangan

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran. Gunakan alat seperti aplikasi pengelola keuangan atau spreadsheet untuk memantau aliran kas. Dengan memahami pola pengeluaranmu, kamu akan bisa menemukan area di mana penghematan bisa dilakukan.

Pisahkan Rekening Tabungan

Membuka rekening khusus untuk menabung sangat penting agar tabunganmu tidak tercampur dengan dana untuk pengeluaran sehari-hari. Dengan rekening yang terpisah, kamu akan lebih disiplin dan tidak tergoda untuk menggunakan dana tabungan untuk kebutuhan yang tidak mendesak.

Gunakan Sistem Menabung Otomatis

Manfaatkan fitur auto-debit yang ditawarkan oleh banyak bank. Dengan mengatur transfer otomatis dari rekening utama ke rekening tabungan, kamu tidak perlu ingat kapan waktu untuk menabung.

Kurangi Pengeluaran yang Tak Perlu

Tinjau kembali kebiasaan belanjamu. Apakah kamu betul-betul membutuhkan semua langganan layanan streaming premium? Atau adakah pengeluaran lain yang bisa dikurangi? Dengan beberapa penyesuaian, kamu dapat meningkatkan jumlah tabungan bulananmu.

Manfaatkan Diskon dan Promo

Belanjalah dengan bijak dengan memanfaatkan berbagai diskon, cashback, atau penawaran menarik lainnya. Namun, pastikan kamu tetap cermat dan tidak terjebak dalam membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

BTC Masih Dalam Track Bullish

Walaupun menabung crypto memiliki resiko yang kecil dan tidak terpengaruh dengan fluktuasi harga. Namun kamu tetap harus melakukan analisa aset mana yang sedang tren positif. saat ini yang sedang masuk siklus bullish ada Bitcoin.

Dalam beberapa pekan Bitcoin (BTC) tercatat mengalami peningkatan. Harga BTC perlahan-lahan naik ke level sekitar $104.200 pada 16 Mei 2025. Kenaikan ini menggambarkan stabilitas pasar dengan sentimen positif dari investor dalam periode tersebut.

Tren kenaikan ini mencerminkan reli yang solid, dengan kapitalisasi pasar BTC tumbuh sebesar $283 miliar atau 9,8%, mendorong total kapitalisasi pasar menjadi sekitar $3,18 triliun.

Kenaikan ini didorong oleh optimisme dari investor seiring dengan perkembangan geopolitik, termasuk berkurangnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta adanya kesepakatan baru antara Amerika Serikat dan Inggris.

Ketertarikan institusi pun terlihat kuat dengan adanya arus masuk ke dalam ETF BTC serta akumulasi besar pada on-chain yang dilakukan oleh investor besar. ETF BTC spot melaporkan arus masuk bersih sebesar $117 juta.

Secara keseluruhan, ETF BTC spot membeli hampir enam kali lipat jumlah koin yang ditambang dalam periode yang sama. Permintaan dari kalangan institusional ini menjadi faktor utama dari kekuatan berkelanjutan BTC.

Ethereum (ETH) juga menunjukkan performa yang mengesankan, dengan lonjakan hampir 11% selama seminggu, menandai kenaikan mingguan terbaiknya sejak tahun 2021. Kenaikan ini didorong oleh suksesnya aktivasi peningkatan Pectra pada mainnet ETH, yang berkontribusi pada efisiensi jaringan dan memicu kepercayaan investor.

Arus masuk ETH sebesar $149 juta mencerminkan minat yang meningkat pada aset crypto terbesar kedua di tengah situasi ekonomi makro yang menguntungkan dan kemajuan teknologi yang terus-menerus.

Lebih lanjut, altcoin mendapat keuntungan besar dari sentimen pasar yang positif. Beberapa token, seperti Solana, mengalami kenaikan sebesar 7%, sementara total arus masuk untuk altcoin lainnya mencapai lebih dari $62 miliar dalam kapitalisasi pasar.

Pergerakan modal menuju altcoin menunjukkan bahwa investor tengah mencari peluang pertumbuhan di luar BTC dan ETH, terutama dengan meredanya ketegangan perdagangan serta stabilitas dalam lingkungan ekonomi makro.

Meskipun demikian, beberapa altcoin masih menunjukkan volatilitas akibat rilis token besar yang dijadwalkan dan dinamika pasar yang sedang berlangsung.

Pergerakan Harga BTC

Dilansir dari Pintu Market, harga BTC hari ini adalah Rp 1.771.758.235, dengan volume transaksi untuk Bitcoin (BTC) dalam 24 jam terakhir mencapai angka US$39.026.819.766. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 43,10% dibandingkan dengan hari sebelumnya dan mencatatkan kenaikan terbaru dalam daftar mata uang crypto.

Sementara itu, Bitcoin (BTC) pernah mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar US$111.814 dan harga terendah sepanjang waktu pada angka US$67,81. Saat ini, nilai Bitcoin diperdagangkan 2,57% lebih rendah dibandingkan dengan harga tertinggi yang pernah ada dan 160.551,16% di atas titik terendahnya.

Sedangkan kapitalisasi pasar untuk Bitcoin (BTC) saat ini berada di angka US$2.165.437.467.194. Kapitalisasi pasar ini dihitung dengan cara mengalikan harga per token dengan jumlah token BTC yang beredar, yang saat ini berjumlah 20 juta.

Analisis Teknikal Harga BTC

Setelah mengamati pergerakan harga harian BTC, terlihat adanya tingkat volatilitas meskipun dalam rentang harga yang terbatas. BTC mencapai titik terendahnya sekitar $97.700. Tiga hari kemudian, pada 11 Mei 2025, harga BTC mendekati $104.630 sebelum mengalami penurunan perlahan di hari-hari berikutnya.

Volatilitas harian BTC seringkali melebihi $40 miliar, yang menunjukkan adanya minat investor dan likuiditas yang tetap ada di pasar. Harga rata-rata BTC selama periode 50 dan 200 hari masing-masing berada sekitar $89.941 dan $91.959.

Hal ini menandakan bahwa harga saat ini jauh melebihi kedua rata-rata pergerakan tersebut, yang merupakan sinyal teknis yang positif. Secara keseluruhan, BTC telah berhasil berkonsolidasi di atas level $100.000 yang berfungsi sebagai dukungan psikologis.

Kehadiran minat investor institusional yang berkelanjutan ditambah dengan faktor ekonomi makro yang mendukung akan terus berkontribusi pada potensi kenaikan harga aset crypto ini. Secara ringkas, selama seminggu terakhir, harga BTC mengalami kenaikan yang konsisten, didukung oleh volume perdagangan yang tinggi dan konsolidasi di atas tingkat support yang signifikan.

Walaupun ada fluktuasi, arah keseluruhan mencerminkan optimisme yang hati-hati di kalangan trader, dengan BTC tetap mempertahankan statusnya sebagai aset digital utama di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

error: Content is protected !!