KABARBUGIS.ID — Pelaksanaan Musyawarah Besar (MUBES) ke V Badan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Pinrang (BPP KKP) tahun 2022 resmi dibuka, yang disertai dengan pemukulan Gong sebagai simbolik oleh Wakil Ketua MPR RI Dr Jazilul Fawaid dan Bupati Pinrang H Andi Irwan Hamid di ruang pola Kantor Bupati Pinrang, Kamis (17/02).
Tampak dalam agenda tersebut, turut dihadiri oleh Sekda Pinrang Ir Budaya Hamid, Ketua Umum KKSS Muchlish Patahna, Ketua Umum BPP KKP H Andi Paliwangi, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, Ketua Kadin H Mustam Mannawi, Mantan Mensos Dr H Idrus Marham, H Abdillah Natsir, Wali Kota Jaya Pura, dan beberapa Parpol Provinsi Sulsel.
Ketua Umum BPP KKSS, H Muchlish Patahna juga dalam sambutannya mengungkapkan KKSS dengan KKP harus menjaga harmoni agar sinergi membangun daerah kita khususnya Kabupaten Pinrang.
Prof Jamaluddin Jompa dalam sambutannya, mengatakan Untuk memajukan suatu daerah harus menjaga 4 elemen, yakni sumber daya alam, teknologi, jejaring dan inovasi. Kabupaten Pinrang jika ingin daerahnya maju harus menjaga elemen tersebut.
Selanjutnya, Bupati Pinrang H Andi Irwan Hamid dalam sambutannya menyambut baik Wakil Ketua MPR RI atas kehadirannya dalam agenda tersebut.
Dirinya juga mengungkapkan langsung kepada Wakil Ketua MPR RI, bahwa Kabupaten Pinrang secara geografis merupakan daerah dengan daratan yang luas serta potensi sumber daya alam yang melimpah dan juga memiliki tokoh-tokoh yang luar biasa, semoga sumber daya alam dan sumber daya manusianya dapat memajukan daerah Pinrang.
"Pak Wakil. Pinrang ini memiliki sumber daya alam yang melimpah termasuk kawasan pertaniannya yang luas. Kami akan kelola demi kemajuan daerah. Insya Allah Kami akan wujudkan sekolah pertanian," kata Irwan Hamid.
"Saya harap seluruh Diaspora yang ada diluar memberikan sumbangsi pemikiran untuk pemerintah Kabupaten Pinrang kedepannya," sambungnya.
Sementara itu, Wakil MPR RI Dr Jazilul Fawaid sebagai Keynote Speaker mengungkapkan, Pinrang harus menjaga potensi sumber daya alamnya.
"Jika Pinrang mendahulukan lahan tambang dan tidak menjaga potensi sumber daya alamnya. Maka Pinrang akan hilang dengan segala potensinya," kata Jazilul Fawaid.
Kegiatan itu dirangkaikan dengan seminar nasional dan diskusi panel yang diisi oleh Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, Ketua KKSS Muchlish Patahna, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, serta Ketua Kadin H Mustam Mannawi.