Indeks
News  

Manusia Silver Lempar Batu Hingga Lontarkan Panah Busur Saat Ditertibkan Satpol PP

Aksi manusia silver melakukan perlawanan saat hendak ditertibkan (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Komplotan manusia silver melakukan perlawanan saat akan di razia oleh petugas Satpol PP Kota Makassar.

Para manusia silver itu melepar batu hingga melontarkan panah busur ke arah petugas yang akan mengamankan mereka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (08/05) di perempatan Jalan Veteran dan Sungai Saddang, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Penertiban komplotan manusia silver ini dilakukan, setelah banyaknya laporan masyarakat terkait aktifitas mereka yang meresahkan pengguna jalan.

“Jadi itu memang kita lakukan sudah sesuai peraturan daerah dan juga memang ada perlawanan, memang begitulah menjadi resiko bagi kami satpol PP karena itu menjadi tugas kami menertibkan arus lalu lintas,” kata Plt Kasatpol PP Makassar, Fathur Rahman kepada wartawan, Jumat (09/05).

Razia manusia silver yang diwarnai kericuhan itu, mengakibatkan sejumlah anggota Satpol PP mengalami luka lecet dibagian kaki, akibat lemparan batu. Beruntungnya tidak ada yang mengalami luka serius.

“kalau busur, alhamdulillah tidak ada kalau batu ya memang ada kena tapi masalah kecil kena kaki dan sebagainya karena kami memang menghadapi secara persuasif,” ujarnya.

Fathur menerangkan bahwa aksi manusia silver di Kota Makassar tengah marak, terutama di titik-titik strategi seperti perempatan jalan dan lampu merah. Dengan dandanan berwarna aksi mereka ini biasannya meminta uang kepada pengguna jalan, sehingga pengguna jalan mengeluh ketidaknyamanan.

“kami banyak menerima laporan meresahkan ditengah masyarakat terutama pengguna jalan karena oknum tersebut berada di jalan raya dan juga sikulasi jalan juga ada disitu, bisa menggangu pengguna jalan,” jelasnya.

Dinas Sosial Kota Makassar sendiri telah memasang papan imbauan yang melarang masyarakat memberikan uang kepada pengemis dan sejenisnya. Namun, praktik ini masih berlangsung, diduga karena adanya jaringan yang mengorganisir aksi manusia silver, termasuk melibatkan anak-anak.

Fathur menegaskan bahwa penertiban akan terus dilakukan untuk menekan praktik pengemis jalanan dengan berbagai modus. Ia juga menururkan bahwa individu yang terjaring akan dibina di Dinas Sosial Makassar dan diberikan peluang kerja melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar .

“Memang rutinitas kita, Pemkot Makassar menangani setiap masalah terjadi kolaborasi dengan baik”. pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version