kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Majelis Taklim Aisyah KUA Kamanre Jadi Percontohan di Kabupaten Luwu

Majelis Taklim Aisyah KUA Kamanre Jadi Percontohan di Kabupaten Luwu
Pembinaan Majelis Taklim Aisyah KUA Kamanre (Dok : Ist).

KabarMakassar.com -– Sebanyak 150 peserta menghadiri kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim yang diselenggarakan di Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Jumat (08/08).

Mengusung tema “Sosialisasi Perdirjen Bimas Islam Nomor 1233 Tahun 2024 tentang Pokja Majelis Taklim”, kegiatan ini menghadirkan Ketua Tim Kemitraan Umat dan Hari Besar Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemateri, H. Bakri.

H. Bakri mengatakan bahwa Majelis Taklim Aisyah yang merupakan binaan Penyuluh Agama Islam KUA Kamanre, telah menjadi contoh yang patut ditiru oleh majelis taklim lain, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

“Penyuluh Agama Islam tidak hanya sekadar mendampingi, tetapi harus melahirkan, membesarkan, dan membimbing kelompok binaannya, lengkap dengan kepengurusan resmi agar terdaftar di Bimas Islam Kemenag Kabupaten Luwu,” ungkapnya.

Pihaknya juga menekankan bahwa majelis taklim binaan penyuluh harus memiliki program pembinaan yang lebih komprehensif, tidak hanya terbatas pada pengajian atau dzikir dan sholawat.

Ia menyebut ada sembilan materi inti yang menjadi spesialisasi penyuluh agama yaitu bimbingan baca tulis Al-Qur’an, pemberdayaan zakat dan wakaf, bimbingan keluarga sakinah, moderasi beragama dan kerukunan umat beragama, pendampingan sertifikasi produk halal, pemberantasan penyalahgunaan narkoba, pencegahan radikalisme dan aliran sempalan, pencegahan stunting serta pemberdayaan ekonomi umat.

Ia mendorong agar anggota majelis taklim aktif mengambil peran dalam berbagai kegiatan, sehingga tidak hanya penyuluh yang tampil.

“Kegiatan dapat dikemas lebih variatif, seperti arisan anggota atau pertemuan dari rumah ke rumah, sehingga tidak monoton di masjid,” sambungnya.

Ia juga menekankan bahwa pembentukan kelompok majelis taklim tidak hanya ditujukan bagi ibu-ibu dan bapak-bapak, tetapi juga perlu mengakomodasi remaja dan lansia agar pembinaan keagamaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan peran majelis taklim sebagai pusat pembinaan umat yang aktif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” harapnya.

Kepala KUA Kamanre, Iskandar Masyhud mengucapkan terima kasih dan syukur atas kunjungan pembinaan. Ia berharap semoga majelis taklim bisa semakin aktif dan berkembang.

“Terima kasih dan syukur karena majelis taklim mendapat bantuan dari Kanwil semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.

error: Content is protected !!