KabarMakassar.com — Puluhan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya berunjuk rasa di Jalan Perintis Kemerdekaan 13, Daya, Makassar, Sabtu (9/4).
Aksi unjuk rasa yang dilakukan, menuntut Presiden Jokowi mengambil sikap tegas terhadap wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan perpanjangan masa jabatan presiden.
Jendral Lapangan Aksi, Richard menyebut para massa aksi mendesak Presiden Jokowi untuk mengambil sikap tegas terhadap dua wacana tersebut.
Menurutnya, wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden mengakibatkan konstitusi yang ada menjadi cacat serta hal tersebut dapat meresahkan masyarakat.
"Kami mendesak untuk menghentikan wacana dan isu yang berkembang dan meresahkan masyarakat serta mengakibatkan konstitusi itu cacat," ungkapnya.
Selain itu pihaknya juga menuntut Presiden Jokowi untuk menstabilkan kebutuhan pangan masyarakat dan segera menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Para massa juga mengecam dan menuntut agar kebijakan pemerintah segera ditarik kembali karena dianggap tidak pro rakyat.
"Para pengunjuk rasa mengecam dan menuntut agar kebijakan pemerintah itu segera ditarik kembali karena sangat tidak pro terhadap rakyat," pungkasnya.
Dalam aksi itu, para massa aksi lakukan unjuk rasa dengan membakar sejumlah ban serta membentangkan spanduk sambil menyampaikan orasi yang berusi tuntutan mereka.













