KabarMakassar.com — Deretan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, tepatnya di sekitar SMK 4 Makassar, mendadak berubah warna viral di sosial media.
Terlihat, sejumlah pedagang melakukan penataan mandiri dengan mengecat lapak mereka menggunakan warna kuning secara seragam.
Fenomena itu memicu sorotan. Pilihan warna kuning disebut-sebut menyerupai identitas Partai Golkar yang identik dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Isu yang beredar menyebut, pengecatan tersebut dilakukan agar lapak pedagang tidak tersentuh penertiban pemerintah kota.
Berdasarkan video yang beredar, lapak yang dicat kuning umumnya merupakan bangunan semi permanen berbahan seng dengan atap rangka kayu sederhana. Sebagian berdiri di tepi bahkan di atas trotoar dan drainase. Ada yang difungsikan sebagai warung makan, konter pulsa, hingga penjualan voucher, lengkap dengan etalase dan spanduk dagangan.
Diketahui, pihak Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, sebelumnya telah menjadwalkan turun langsung ke lokasi untuk memberikan peringatan kepada pedagang. Namun, agenda tersebut sempat tertunda setelah terjadi adu mulut dengan salah satu pemilik warung yang disebut-sebut mengaku sebagai oknum aparat.
Kondisi kawasan terlihat kurang tertata, dengan permukaan tanah tidak rata dan sejumlah lapak menjorok ke badan jalan. Pemerintah menegaskan, penataan dilakukan bukan untuk mematikan usaha warga, melainkan memastikan ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan serta pejalan kaki tetap terjaga.
