KabarMakassar.com — Fase pemberangkatan jemaah calon haji dari 8 provinsi di Indonesia Timur melalui Embarkasi Makassar musim haji 1446 Hijriah berakhir pada Jumat (30/05).
Kloter 40 merupakan kloter pamungkas yang diberangkatkan dengan jemaah sebanyak 391 orang asal Kabupaten Jeneponto, Maros, dan Sulawesi Tenggara.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah yang diterbangkan melalui Bandar Udara internasional Sultan Hasanuddin Makassar, termasuk dari Embarkasi Haji Antara (EHA), yaitu Provinsi Maluku dan Gorontalo sebanyak 15.876 orang dalam 41 kloter sejak 2 sampai 30 Mei 2025
Ketua PPPIH, Ali Yafid mengatakan bahwa kloter 41 seharusnya yang terakhir diberangkatkan ke Tanah Suci, namun dimajukan 2 hari dari jadwal semula karena jemaahnya diterbangkan bersama kloter 61 JKT melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta.
“Pada akhirnya kloter terakhir adalah kloter 40 dengan jumlah jemaah 391 orang yang diterbangkan ke Jeddah hari ini,” ungkapnya.
Ali Yafid menyebut terdapat 21 open seat selama proses pemberangkatan jemaah melalui Embarkasi Makassar karena berbagai faktor, seperti sakit atau vaksinnya tidak lengkap.
“Dari awal ada yang tidak berangkat karena sakit atau vaksin tidak lengkap. Tapi itu diterbangkan di kloter-kloter akhir. Artinya, ada yang memang tidak berangkat dan tertutupi di kloter 41,” katanya.
“Bahkan terdapat 34 kuota dari provinsi lain yang tidak terpakai, kemudian diambil oleh Sulsel dan diikutikan di kloter 41,” pungkasnya.
