KabarMakassar.com — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Muhammad Yunus, Lc., M.Ag., menjalani ujian terbuka promosi doktor pada Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Jumat (12/06).
Ujian terbuka tersebut berlangsung di Gedung Pascasarjana Baru UIN Alauddin Makassar, Lantai 1, Jalan H. M. Yasin Limpo No. 36, Samata, Kabupaten Gowa, pukul 08.30 WITA.
Dalam promosi doktor ini, Muhammad Yunus mengangkat disertasi berjudul “Durr Al-Asrār Fī Tafsir Al-Qur’ān Bi Al-Hurūf Al-Muhmalah Karya Maḥmūd Ibnu Muḥammad Al-Hamzāwī (Studi Metodologis)”.
Disertasi tersebut berada dalam konsentrasi Tafsir. Kajian ini menelaah karya tafsir Al-Qur’an yang tidak bertitik atau dikenal dengan huruf muhmala. Penelitian itu disebut menjadi kajian pertama yang mengangkat karya tafsir unik tersebut secara khusus dalam studi metodologis.
Muhammad Yunus menjelaskan, karya tafsir yang ditelitinya memiliki kekhasan tersendiri. Sebab, seorang ulama asal Suriah yang juga pernah menjabat sebagai mufti atau ketua majelis ulama pada masanya, mampu menghadirkan tafsir Al-Qur’an dengan metode yang tidak biasa.
Ulama tersebut menafsirkan keseluruhan Al-Qur’an hanya dengan menggunakan 13 huruf. Dari karya itu, terlihat kehebatan sang mufasir dalam menyajikan tafsir kebahasaan yang unik, meski berada dalam keterbatasan penggunaan huruf.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan dan proses panjang ini. Promosi doktor ini bukan akhir dari perjalanan akademik, tetapi awal untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kajian tafsir Al-Qur’an,” ujar Muhammad Yunus.
Menurutnya, khazanah tafsir Islam sangat luas dan masih membutuhkan pendalaman akademik. Karena itu, penelitian terhadap karya Maḥmūd Ibnu Muḥammad Al-Hamzāwī ini diharapkan dapat memperkaya studi tafsir, khususnya dalam pendekatan kebahasaan dan metodologis.
“Khazanah tafsir Islam sangat luas dan kaya. Melalui penelitian ini, saya ingin menghadirkan pembacaan yang lebih sistematis terhadap salah satu karya tafsir yang memiliki kekhasan tersendiri,” katanya.
Yunus juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, promotor, kopromotor, penguji, civitas akademika UIN Alauddin Makassar, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses penyusunan disertasi.
Sidang promosi doktor tersebut menghadirkan sejumlah akademisi sebagai penguji, promotor, dan kopromotor. Di antaranya Prof. H. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D. selaku Rektor UIN Alauddin Makassar dan Prof. Dr. H. Abustani Ilyas, M.Ag. selaku Direktur Pascasarjana UIN Alauddin Makassar.
Selain itu, hadir pula Dr. H. Rukman Abdul Rahman Said, Lc., M.Th.I. sebagai penguji eksternal. Sementara Prof. Dr. H. M. Ghalib M, M.A. bertindak sebagai promotor.
Adapun kopromotor dalam ujian terbuka ini yakni Prof. Dr. Hj. Amrah Kasim, Lc., M.A. dan Prof. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag.
Sementara penguji utama masing-masing Prof. Dr. H. Mardan, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Halimah Basri, M.Ag., dan Prof. Dr. Firdaus, M.Ag.
Melalui ujian terbuka ini, Muhammad Yunus diharapkan dapat memperkuat kontribusi keilmuan dalam bidang tafsir, terutama pada kajian metodologi tafsir Al-Qur’an dan pengembangan studi kebahasaan dalam tradisi keilmuan Islam.














