KabarMakassar.com — Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan (Sulsel) Fatmawati Rusdi menyatakan jika saat ini keterlibatan atau peran perempuan dan laki-laki sebagai pekerja telah mempunyai posisi yang sama.
Pekerja atau buruh perempuan kini sudah tidak dianggap tabu lagi ketika menggeluti suatu profesi tertentu yang umumnya banyak dikerjakan oleh pria.
“Seperti ojek, sekarang sudah tidak tabu lagi melihat driver online perempuan,” ujarnya pada Rabu (30/04).
Namun begitu, ia menyoroti kerasnya kehidupan jalanan serta menaruh perhatian terhadap keamanan pekerja perempuan.
“Itulah tuntutan, tapi kita tahu sebenarnya sekarang itu ada dasar upahnya itu sudah terstandarisasi,” paparnya.
Lebih jauh Fatmawati menyampaikan, terkait dengan buruh, beberapa waktu lalu telah disaksikan demo dari para ojek online untuk memperjuangkan hak-haknya.
“Kita lihat, pemerintah turut hadir melalui dinas ketenagakerjaan begitu juga dengan pemangku-pemangku kepentingan lainnya terlibat untuk mengsosialisasikan kepada pihak-pihak swasta untuk perlakuannya terhadap pekerja,” ujar Fatmawati.
“Saya tidak berbicara tentang konteks perempuan saja, tapi bagaimana keadilan dan jaminan hari tua ataupun jaminan kesejahteraan para pekerja tersebut,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Fatmawati menyebut jika pekerja rentan juga mendapat perhatian khusus.
“Kita sosialisasikan terus. Kita lihat ratingnya dari tahun ke tahun itu meningkat, bahwa sudah sadar para pemberi kerja atau pun pihak-pihak swasta itu menyadari dan memang kita tekankan agar bisa mengcover jaminan-jaminan kesehatan, hari tua,” pungkasnya.













