KabarMakassar.com — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Berkat sinergi tersebut, cakupan kepesertaan JKN di Kota Makassar kini telah mencapai 99,81 persen atau sekitar 1,4 juta jiwa.
Apresiasi itu disampaikan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, saat membuka kegiatan Sinergi dan Kolaborasi (SERASI) Program JKN bersama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) di Claro Hotel & Convention Makassar, Kamis (18/6).
Menurut Akmal, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar, khususnya Ibu Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham yang senantiasa hadir dan memberikan perhatian terhadap berbagai program perlindungan kesehatan masyarakat. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan menjadi kunci dalam menjaga capaian kepesertaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi peserta JKN di Kota Makassar,” ujarnya.
Akmal menjelaskan, Program JKN dibangun dengan prinsip gotong royong dan memberikan perlindungan kesehatan tanpa memandang usia maupun latar belakang peserta. Ia juga menilai PWRI sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.
“PWRI merupakan mitra strategis BPJS Kesehatan. Dengan jumlah anggota yang besar, PWRI memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta JKN,” katanya.
Ia menambahkan, hingga Juni 2026 cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,17 persen. Sementara Kota Makassar mencatat angka yang lebih tinggi dengan kepesertaan JKN sebesar 99,81 persen dari total jumlah penduduk.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Makassar, Ahmad Asyarie, menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan terus diperkuat untuk memastikan perlindungan kesehatan masyarakat semakin optimal.
“Alhamdulillah, untuk Kota Makassar jumlah masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan telah mencapai sekitar 99,8 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar 82 persen berstatus aktif. Kondisi ini dipengaruhi oleh mobilitas penduduk Kota Makassar yang cukup dinamis karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah,” tukas Ahmad Asyarie.
