kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Jaga Diri Anda, Kenali Bahaya Alergi Debu

KabarMakassar.com — Seringnya beraktifitas dijalan menggunakan kendaraan bermotor perlu mewaspadai akan debu yang menyeang kulit anda. Debu sendiri bisa berbentuk apa saja yang sewaktu-waktu bisa terkena kulit anda dan menjadi penyakit.

Debu sendiri merupakan kumpulan sel kulit mati, kotoran, bulu hewan, dan berbagai zat asing yang dapat memicu alergi pada beberapa orang. Jika mengalami bersin-bersin, hidung tersumbat, dan mata berair saat terpapar atau menghirup debu, kemungkinan Anda memiliki alergi debu.

Kabar Makassar merangkum bahaya akan debu yang menyerang kulit hingga menjadi penyakit, berikut rangkumannya yang dikutip dari Hallosehat.com

Alergi debu merupakan jenis rinitis alergi yang paling umum. Kondisi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat-zat asing yang ada di dalam debu. Zat apa pun yang berpotensi menyebabkan reaksi alergi disebut alergen. Perlu diketahui, di dalam debu mungkin terdapat serangga, bulu binatang, jamur, hingga serbuk bunga. Alergi debu dapat menimbulkan beragam gejala pada sistem pernapasan, seperti asma atau bunyi napas mengi. Anda bisa mencegah dan mengendalikan gejalanya lewat perubahan gaya hidup dan konsumsi obat rinitis alergi sesuai anjuran dokter.

Umumnya alergi debu dapat menyebabkan gejala pada saluran pernapasan, wajah, hingga pada kulit manusia. 

Sebagai informasi, berikut ciri-ciri alergi yang disebabkan oleh debu, seperti bersin-bersin, hidung tersumbat atau berair, mata merah, gatal, dan berair, terdapat lendir pada tenggorokan,
batuk-batuk, gatal-gatal pada kulit, serta muncul ruam pada kulit. rti menyapu atau mengelap perabotan.

Sementara itu alergi debu juga disebabkan ketika sistem kekebalan tubuh salah mengira bahwa debu merupakan zat asing yang berbahaya bagi tubuh. Sistem kekebalan tubuh kemudian bereaksi dengan menghasilkan antibodi untuk melawan zat asing tersebut. Namun, ketika sistem imun bereaksi secara berlebihan, protein ini justru jadi penyebab rinitis alergi.

Selain antibodi, sistem kekebalan tubuh melepaskan histamin serta senyawa kimia lainnya yang memicu reaksi peradangan. Sebagai dampaknya, tubuh mengalami gejala alergi seperti bersin-bersin, batuk, ruam, hingga sesak napas.
 

error: Content is protected !!