KabarMakassar.com – Denny Sumargo mengungkap tantangan dalam memerankan Hajime Kondoh dalam film Baby Udon yang mengangkat kisah nyata kehidupan Hajime dan istrinya, Fanny Kondoh pada Sabtu (29/08).
Ia mengatakan, karakter Hajime cukup bertolak belakang dengan dirinya. Hajime digambarkan sebagai sosok yang outspoken, sabar, lembut, serta memiliki latar budaya Jepang.
Walau begitu, Denny mengaku hanya membutuhkan dua hari untuk mendalami karakter tersebut.
Denny yang juga merupakan produser dalam film ini menilai, film ini bukan sekadar kisah cinta Hajime dan Fanny, tetapi perjalanan tentang cinta, perjuangan, doa dan keteguhan menghadapi ujian kehidupan.
“Menurut saya itulah cinta sejati. Ada harapan di dalam, ada perjuangan, ada cinta, yang mana kita sendiri tuh sering hadapi itu setiap hari,” katanya.
Ia berharap film tersebut dapat mengingatkan penonton tentang besarnya kuasa Tuhan dan pentingnya berserah diri saat menghadapi kesulitan. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 3 September mendatang.
Pemilik kisah nyata dari film, Fanny Kondoh mengungkapkan, ia terlibat langsung sejak proses penyusunan skrip hingga pengambilan gambar. Ia memberikan masukan jika terdapat bagian cerita yang dinilai kurang sesuai dengan kisah sebenarnya.
“Dari awal pembuatan film, semua pemain, produser sama tim melibatkan aku banget,” tukasnya.
Dia berharap film tersebut tidak hanya menjadi hiburan, namun juga menjadi media dakwah yang bisa menguatkan penonton dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Aku berharap ada pesan dan harapan yang bisa kalian bawa pulang,” katanya.
Denny Sumargo dan Fanny Kondoh mengajak masyarakat Makassar menyaksikan film tersebut dan mengambil pesan dari perjalanan hidup keduanya.













