kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Ilham Arief Sirajuddin Soroti Internal SOKSI, Dorong Konsolidasi dan Kaderisasi Diperkuat

Ilham Arief Sirajuddin Soroti Internal SOKSI, Dorong Konsolidasi dan Kaderisasi Diperkuat
Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (Dok: KabarMakassar)

KabarMakassar.com – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menilai Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) masih membutuhkan pembenahan internal untuk mengembalikan kekuatan organisasi seperti masa lalu.

Menurut Ilham, perbaikan terutama diperlukan pada aspek konsolidasi struktur dan kaderisasi. Ia menyebut keberadaan SOKSI di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel saat ini belum sepenuhnya kuat sehingga perlu dibenahi secara serius.

Hal itu disampaikan Ilham saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIX SOKSI Sulsel di Swiss-Bell Hotel Waterfront Makassar, Minggu (06/09).

Ilham mengatakan SOKSI memiliki catatan sejarah penting dalam perjalanan Partai Golkar, khususnya dalam membangun kekuatan organisasi di Sulawesi Selatan.

Ia bahkan mengaku pernah merasakan langsung bagaimana SOKSI bersama Kosgoro menjadi bagian penting dari kekuatan massa Golkar dalam berbagai kegiatan politik pada masa lalu.

“Kalau ada kegiatan Golkar kemudian kita butuh massa, ujungnya adalah minta SOKSI sama Kosgoro,” kata Ilham.

Namun, kondisi tersebut menurutnya tidak lagi sepenuhnya terlihat saat ini. Karena itu, SOKSI perlu melakukan evaluasi internal dan membangun kembali struktur organisasi hingga ke daerah.

Ilham menilai konsolidasi tidak cukup hanya dilakukan di tingkat provinsi. Penguatan kepengurusan dan kaderisasi harus menyentuh seluruh wilayah agar SOKSI memiliki basis organisasi yang kuat.

Ia juga meminta SOKSI dan Partai Golkar tidak membangun organisasi secara terpisah.

Sebaliknya, kedua kekuatan tersebut harus saling mendukung dengan menempatkan kepentingan organisasi dan partai secara proporsional.

“SOKSI harus bisa bergandengan tangan dengan Golkar, tidak lagi harus saling membesarkan dan mengecilkan, tetapi harus bergandengan tangan,” tegasnya.

Menurut Ilham, pembenahan internal SOKSI sekaligus menjadi peluang untuk menghidupkan kembali fungsi organisasi sebagai ruang kaderisasi. SOKSI dapat menjadi tempat masyarakat, terutama generasi muda, belajar berorganisasi sebelum melangkah lebih jauh ke dunia politik.

Karena itu, ia mendorong SOKSI menjadi salah satu sumber rekrutmen kader Partai Golkar.

Jalur kaderisasi melalui organisasi kemasyarakatan dinilai dapat menjadi alternatif untuk menjaring calon kader yang memiliki pengalaman organisasi dan pemahaman terhadap persoalan masyarakat.

Ilham berharap proses pembenahan tersebut mampu mengembalikan kekuatan SOKSI di Sulsel. Ia mengaku memiliki pengalaman langsung mengenai kuatnya peran SOKSI pada masa lalu sehingga ingin melihat kembali organisasi tersebut tumbuh dengan solid.

“Saya ingin mengembalikan kekuatan SOKSI seperti masa lalu, karena saya pernah merasakan,” ujarnya.