kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Gubernur Sulbar Temui Kepala BNPB, Bahas Dana Hibah dan Usulan Infrastruktur

Gubernur Sulbar Temui Kepala BNPB, Bahas Dana Hibah dan Usulan Infrastruktur
Gubernur Sulbar SDK saat bertemu Kepala BNPB (Dok : Ist).

KabarMakassar.com — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (06/05).

Pertemuan ini membahas evaluasi dana hibah untuk rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sulbar.

Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menyebut Gubernur Sulbar mendapat apresiasi dari Kepala BNPB karena hadir langsung dalam agenda tersebut.

Dalam kesempatan itu, Juanda menyebut, Gubernur melaporkan kemajuan pemanfaatan dana hibah senilai Rp21,8 miliar, yang telah memasuki tahap akhir persiapan pelaksanaan. Proses lelang telah dilakukan dan tinggal menunggu penandatanganan kontrak.

“Pesan kepala BNPB bahwa kegiatan tersebut agar cepat dilaksanakan karena kalau anggaran nya sudah dilaksanakan dengan baik, maka daerah bisa meminta (anggaran) lagi sesuai dengan kebutuhan yang ada,” kata Junda Maulana.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menyampaikan tiga usulan utama kepada BNPB.

Pertama, Gubernur mengusulkan alokasi anggaran lanjutan untuk penanganan jembatan penghubung Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah yang diperkirakan memerlukan waktu hingga tiga tahun rekonstruksi.

“Oleh sebab itu kita mengusulkan mudah-mudahan kita bisa mengusulkan dan kita mendapatkan bantuan di tahun 2027 nantinya,” ungkapnya.

Kemudian yang kedua, jaringan pipa air milik PDAM Mamuju mengalami kerusakan longsor akibat dan mengganggu distribusi air bersih. Pemprov meminta dukungan BNPB untuk pemulihan infrastruktur ini.

Ketiga, Gubernur juga mendesak percepatan bantuan stimulan tahap II bagi warga yang terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Majene, yang selama ini ditagih masyarakat.

“Ini tadi ketiga-tiganya mendapat respon. Respon untuk dua usulan pertama itu tentunya kita diberikan kewenangan, untuk kita mengusul tapi dengan catatan-catatan, anggaran yang tersalur ini bisa bermanfaat dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, Juanda menyebut, dalam pertemuan itu, Gubernur SDK menjanjikan bahwa dana hibah yang di Pemprov Sulbar sekarang tahun ini akan selesai.

“Dan kalau begitu, dijawab oleh kepala BNPB ‘silahkan mengajukan diawal tahun 2026 nantinya,” sebutnya.

Terkait bantuan dana stimulan tahap II, Junda Maulana membeberkan, bahwa Kepala BNPB beserta Deputi nya meminta agar Pemprov Sulbar mengusulkan kembali riview L3P nya.

“Agar ini bisa masuk pada bulan Mei. Dan awal Juni bisa terproses. Untuk mempercepat tersebut pak Gubernur meminta akan segera melakukan pertemuan dan beliau akan memimpin langsung untuk bisa percepatan,” ungkap Junda Maulana.

Adapun sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran Gubernur SDK, BNPB juga akan memberikan bantuan berupa satu unit mobil penyelamat dan satu unit truk serbaguna kepada Pemprov Sulbar.

Junda menegaskan, kehadiran Gubernur SDK di Jakarta sejak Senin hingga Rabu merupakan bentuk komitmen yang membangun komunikasi dengan kementerian dan pemangku kepentingan pusat.

“Senin, Gubernur bertemu Menteri Transmigrasi dan Menteri PUPR. Hari ini dengan pengusaha sawit dan Kepala BNPB. Besok masih ada agenda lanjutan. Ini semua demi percepatan pembangunan di Sulbar,” tutupnya.

error: Content is protected !!