Indeks
News  

Gelar Dialog Publik, PKB Jeneponto Ajak Masyarakat Susun Arah Kebijakan Daerah

Gelar Dialog Publik, PKB Jeneponto Ajak Masyarakat Susun Arah Kebijakan Daerah
Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Kabupaten Jeneponto, saat menggelar dialog publik. (Ullah).

KabarMakassar.com — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC-PKB) Kabupaten Jeneponto membuktikan diri sebagai rumah aspirasi yang terbuka bagi rakyat. Mereka menggelar Dialog Publik bertajuk “Kolaborasi Rakyat dan PKB untuk Jeneponto Sama-Sama Hidup yang Lebih Baik”.

Acara yang digelar di Café D’Minang Coffee, Sabtu malam (27/9) tersebut disiapkan sebagai wadah bagi masyarakat untuk tidak sekadar berdiskusi, tetapi juga secara aktif menyusun arah perjuangan partai.

Dipimpin oleh Muhammad Basir, selaku Sekretaris DPC PKB Jeneponto yang juga menjabat Wakil Ketua II DPRD, dialog ini ditegaskan sebagai upaya PKB dalam menyaring suara murni dari bawah.

“Dialog publik ini adalah ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan harapan. Aspirasi yang kami terima hari ini akan menjadi dasar perjuangan PKB di parlemen, agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat,” ungkap Basir.

Di waktu yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Jeneponto, Syarbini Mattewakkang, yang hadir sebagai narasumber utama, memuji inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk positif dari pendidikan politik.

“Semoga bisa terus dilaksanakan karena mampu membangun dan mencerdaskan rakyat, khususnya dalam memahami politik,” ujar Syarbini.

Kendati demikian, dinamika dialog mencapai puncaknya ketika salah satu peserta, Hardianto Haris, melayangkan sorotan tajam terkait pengawasan Kesbangpol terhadap penggunaan anggaran pembinaan partai politik.

Ia menuntut ketegasan dalam menindak partai yang menerima dana negara namun enggan melakukan kegiatan maupun membuat laporan pertanggungjawaban.

Melalui dialog ini, PKB Jeneponto menegaskan komitmennya untuk membangun komunikasi politik yang transparan dan partisipatif, menjadikan suara masyarakat sebagai modal utama untuk mewujudkan kehidupan demokrasi yang lebih baik di Jeneponto.

Turut hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi Partai PKB, Muhammad Iqram Syarif dan Iwan, yang mewakili Dapil 2 Jeneponto, Tamalatea-Bontoramba.

Exit mobile version