kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Film Jangan Buang Ibu Hadirkan Drama Keluarga dan Konflik Emosional

Film Jangan Buang Ibu Hadirkan Drama Keluarga dan Konflik Emosional
Bulan Juni kembali diramaikan dengan film yang diperankan aktor ternama (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kancah perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan sejumlah suguhan akting dan alur cerita yang menarik.

Salah satunya datang dari aktor Dwi Sasono yang tampil berbeda saat ia menjadi sosok ayah yang problematik. Ia terlihat banyak mengeluarkan kata kasar hingga membentak, bahkan melakukan kekerasan fisik.

Penampilan itu ditunjukkan Dwi Sasono dalam official trailer terbaru film Jangan Buang Ibu yang akan tayang perdana 25 Juni di bioskop Indonesia.

Setelah merilis trailer sebelumnya yang mengharukan dari sudut pandang perjuangan seorang ibu dalam membesarkan ketiga anaknya, kini Leo Pictures merilis cuplikan adegan yang akan membuat penonton terhenyak saat menyaksikan penampilan Dwi Sasono yang jauh di luar dugaan.

Di trailer terbarunya, Jangan Buang Ibu juga menampilkan kisah tiga anak yang tumbuh dewasa tanpa kasih sayang seorang ayah. Sebuah perasaan dan pengalaman yang banyak dialami anak di Indonesia.

Memerankan seorang bapak yang problematik dan sosoknya tak hadir untuk keluarga menjadi tantangan tersendiri bagi Dwi Sasono yang dikenal sebagai seorang family man.

Namun, ia menyadari bahwa kondisi yang dihadapi oleh karakter Bapak di film Jangan Buang Ibu adalah karena orangtua ingin anaknya berhasil.

“Dia punya harapan yang terbaik untuk anaknya. Dia tidak mau anaknya gagal seperti dia,” kata Dwi Sasono, berdasarkan keterangan yang diterima, Selasa (9/6).

Sementara itu, Dwi sendiri menerapkan parenting bahwa anak adalah titipan, dan bukan sepenuhnya milik orangtua.

“Parenting yang saya jalani terhadap anak-anak saya, saya percaya anak-anak saya itu bukan milik saya, tapi mereka itu milik semesta. Saya percaya setiap kelahiran itu punya misinya masing-masing, punya blueprint-nya masing-masing,” tambah Dwi.

Sementara itu, Saputra Kori, yang memerankan Tria di film ini, anak bungsu dari Ibu Ristiana, digambarkan sebagai anak yang tak memiliki kasih sayang dari bapaknya bahkan sejak ia dalam kandungan.

Tria tak mengenal siapa sosok ayahnya, hingga ia tumbuh sebagai remaja. Dan karena situasi itu, Tria tumbuh menjadi anak yang cukup nakal di sekolah. Namun, karena didikan dan kasih sayang ibunya, ia pun berusaha memperbaiki semuanya.

error: Content is protected !!