KabarMakassar.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Fauzi A Wawo, menjadikan pendidikan, layanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi sebagai fokus utama dalam pelaksanaan reses masa sidang di Kampung Hollywood, Kelurahan Bontorannu, Kecamatan Mariso, Selasa (28/8).
Di hadapan ratusan warga, Fauzi menegaskan berbagai aspirasi yang diterima tidak hanya akan diperjuangkan melalui fungsi DPRD, tetapi juga diperkuat dengan program-program sosial dan pemberdayaan yang dijalankan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar.
Menurut Fauzi, salah satu prioritas yang akan segera dijalankan adalah pendataan keluarga binaan sebagai dasar pelaksanaan program pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh anak-anak bisa bersekolah dan memiliki ijazah sebagai bekal masa depan. Tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah karena keterbatasan,” kata Fauzi.
Ia menjelaskan, pendampingan pendidikan akan mencakup siswa mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Bagi masyarakat yang belum memiliki ijazah, PKB juga akan memfasilitasi akses ke program pendidikan kesetaraan agar memiliki kesempatan yang sama meningkatkan kualitas hidup.
Selain pendidikan, Fauzi menyebut sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Pihaknya akan membantu warga yang belum memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) agar dapat memperoleh akses layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di bidang ekonomi, Fauzi mengungkapkan PKB Makassar tengah memperluas program Urban Farming sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Program tersebut mengintegrasikan budidaya ayam petelur, perikanan, pertanian, hingga pengolahan kompos dalam satu kawasan.
“Saat ini kami sudah memiliki beberapa Kampung PKB sebagai lokasi percontohan. Jika potensi wilayah mendukung, kami ingin Kampung Hollywood juga menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tetap menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Program yang dijalankan meliputi penyediaan ambulans gratis, bantuan bagi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), serta dukungan sarana mengaji seperti Al-Qur’an, Iqra, meja belajar, kipas angin, hingga karpet.
“Kalau ada warga yang membutuhkan ambulans, silakan menghubungi tim kami. Layanan ini disiapkan secara gratis untuk membantu masyarakat,” ucapnya.
Dalam reses tersebut, Fauzi juga menyerahkan bantuan 100 kursi kepada warga yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menegaskan seluruh masukan yang disampaikan warga selama reses akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Reses adalah kesempatan bagi kami mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan agar dapat diwujudkan melalui program-program pemerintah,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Bontorannu Ishaq, Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar Andi Makmur, para ketua RW dan RT, serta tokoh masyarakat setempat.
