KabarMakassar.com — Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, menyatakan dukungan atas keputusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang memutus kerja sama dengan pelatih timnas, Patrick Kluivert. Menurutnya, langkah ini wajar mengingat kinerja pelatih asal Belanda tersebut dinilai tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
“Sebuah kewajaran apabila Patrick diharapkan dari kebanyakan masyarakat untuk diganti. Karena kita melihat grafiknya tidak ada penaikan. Bukan hanya di partai final, tapi juga saat melawan Tiongkok dan beberapa laga lainnya, sama sekali tidak menunjukkan peningkatan,” ujar Habib, Jumat (17/10).
Habib menilai Kluivert gagal menghadirkan motivasi serta strategi permainan yang efektif untuk menghadapi tim-tim kuat di Asia.
“Nampaknya beliau belum memiliki model memberi motivasi kepada pemain yang bagus. Kemudian yang kedua, dia gagal menghadirkan pola permainan yang bisa bersaing dengan kesebelasan-kesebelasan Asia,” tegas politisi Fraksi PKB tersebut.
Ia menekankan, keputusan pergantian pelatih bukan sekadar persoalan teknis di lapangan, melainkan juga menyangkut harga diri bangsa di kancah internasional.
“Saya walaupun bagaimana tidak bisa melawan arus besar keinginan masyarakat untuk mengganti Kluivert. Karena ini bukan persoalan pribadi, tetapi persoalan harga diri bangsa,” tambah Habib.
Politisi asal PKB itu berharap PSSI segera menyiapkan pelatih baru yang lebih memahami karakter pemain Indonesia, mampu membangun semangat tim, serta membawa prestasi yang membanggakan di level Asia maupun dunia.
“Harapannya, pelatih pengganti bisa menghadirkan strategi yang efektif dan semangat juang tinggi, sehingga timnas Indonesia bisa kembali bersaing di level internasional,” pungkasnya.














