KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispus Arsip) Sulsel menggelar aksi penanaman pohon secara serentak, Rabu (11/06).
Agenda tersebut melibatkan seluruh ASN dan non-ASN yag ada di lingkungan dinas tersebut.
Untuk diketahui, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan hidup.
Hal tersebut sesuai dengan arahan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi dalam rangka Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Kesadaran Nasional.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Prof Muhammad Jufri memimpin penanaman simbolis di tiga titik strategis.
Diantaranya adalah, halaman kantor dinas di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Kantor Layanan Perpustakaan Umum Daerah di Jalan Sultan Alauddin Km.7 serta Perpustakaan Abdurrasyid Dg. Lurang di Gowa.
“Menanam pohon bukan sekadar menggali tanah dan meletakkan bibit. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap masa depan lingkungan,” ujar Prof Muhammad Jufri.
“Setiap pohon yang tumbuh adalah harapan bagi generasi yang akan datang,” sambungnya.
Mengacu pada Surat Edaran Nomor: 100.3.4/910/DISPUS-ARSIP maka seluruh ASN dan Non-ASN diwajibkan menanam 20 pohon per orang.
Diketahui, jenis tanaman harus memiliki manfaat ekologis atau ekonomis. Pohon yang ditanam wajib diberi label nama pohon, nama penanam serta tanggal penanaman, dimana akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Setiap ASN bertanggung jawab penuh atas perawatan pohon yang ditanam. Ini cara kita menanam nilai tanggung jawab sekaligus kepedulian lingkungan dalam budaya kerja,” terangnya.
Tidak hanya itu, penanaman pohon turut dilakukan di titik lain seperti Gedung Multimedia dan Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Jufri Rahman menyatakan dukungan terhadap penanaman pohon yang dilakukan.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan hijau.
Adanya kegiatan tanam pohon ini sejalan dengan program berkelanjutan Pemprov Sulsel dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.













