KabarMakassar.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba turut serta dalam gerakan nasional penanaman 360 ribu bibit pohon kelapa yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Dalam lingkup Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, penanaman ini terbagi menjadi enam rayon. Lapas Bulukumba yang tergabung dalam Rayon II mengikuti penanaman yang dipusatkan di Kabupaten Bantaeng. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Bulukumba, Akbar Amnur, didampingi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepala Seksi Kegiatan Kerja. Partisipasi dari pihak pemerintah daerah juga terlihat dengan hadirnya Bupati Bantaeng beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng.
“Penanaman pohon kelapa ini tidak hanya sebagai simbolis, tetapi juga sebagai langkah konkret kita dalam mendukung ketahanan pangan. Pohon kelapa memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat menjadi sumber produksi berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat dan warga binaan,” ujar Akbar Amnur.
Selain di lokasi pusat Kabupaten Bantaeng, kegiatan penanaman juga dilaksanakan di area pertanian Lapas Bulukumba dan lahan milik masyarakat sekitar. Langkah ini adalah bagian dari upaya optimalisasi lahan produktif di lingkungan lapas, yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk program pembinaan kerja warga binaan.
Secara simbolis, penanaman pohon kelapa dilakukan oleh Bupati Bantaeng, Kepala Lapas, dan unsur Forkopimda. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas lahan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.













