KabarMakassar.com — Penataan lalu lintas kembali menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar. Dinas Perhubungan (Dishub) melalui bidang pengawasan turun langsung menertibkan kendaraan dan juru parkir liar di sejumlah titik rawan kemacetan, Minggu (21/09) sore hingga malam.
Operasi dilakukan di kawasan Boulevard Panakkukang dan Jalan Penghibur yang kerap dipadati kendaraan. Dishub menurunkan jajaran personel untuk menata roda dua maupun roda empat yang parkir sembarangan hingga menutup sebagian badan jalan.
Kepala Seksi Terminal Dishub Makassar, Evi Siregar, memimpin langsung jalannya penertiban. Ia menegaskan bahwa parkir liar menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di pusat kota, terutama di kawasan perbelanjaan dan titik hiburan malam.
“Ini memang perlu ditertibkan agar tidak ada lagi penumpukan kendaraan,” ujarnya.
Selain pengendara, perhatian Dishub juga tertuju pada pengelolaan parkir pusat perbelanjaan. Petugas memberikan teguran kepada pihak keamanan Mall Panakkukang agar lebih disiplin dalam mengatur arus keluar masuk kendaraan. Dishub menilai pihak manajemen turut bertanggung jawab menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar area mall.
Tak hanya itu, keberadaan pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online juga menjadi sorotan. Dishub mencoba memberi ruang singgah di bahu jalan sebagai solusi sementara, agar kendaraan tidak menumpuk di jalur utama dan memicu kemacetan baru.
“Harunya juga pihak Mal memberikan parkir cepat untuk ojol yang hendak mengambil pesanan didalam mal, agar mereka tidak menumpuk parkir di bahu jalan,” terangnya.
Penertiban tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah kota dalam menjaga kenyamanan dan keamanan berlalu lintas. Dishub menegaskan akan rutin melakukan pengawasan, terutama di titik rawan pelanggaran, guna menekan kebiasaan parkir liar yang merugikan pengguna jalan lain.
