KabarMakassar.com — Upaya eliminasi kusta di Kota Makassar tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga bagaimana memastikan kasus aktif dapat ditemukan sedini mungkin dan mendapatkan penanganan hingga tuntas. Hal tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin ke Kompleks Kusta Jongaya, Makassar, Sabtu (11/07).
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar turut mendukung penguatan upaya penanganan kusta di tingkat pelayanan kesehatan. Puskesmas menjadi salah satu garda terdepan dalam mendeteksi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan serta memastikan proses pengobatan berjalan sesuai ketentuan.
Pesan utama yang mengemuka dalam kunjungan tersebut adalah pentingnya melihat kusta sebagai persoalan kesehatan yang dapat ditangani, bukan alasan untuk menjauhkan atau memberikan stigma kepada penderitanya. Menteri Kesehatan menegaskan, “Yang harus dieliminasi adalah penyakitnya, bukan orangnya.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan eliminasi kusta tidak cukup hanya dengan menekan angka kasus. Masyarakat yang mengalami atau pernah mengalami kusta juga perlu mendapatkan dukungan agar dapat menjalani kehidupan secara layak tanpa diskriminasi maupun stigma.
Dinkes Makassar juga terus mendorong penguatan deteksi kasus aktif melalui fasilitas pelayanan kesehatan. Penemuan kasus secara lebih cepat menjadi penting agar pasien dapat segera memperoleh pengobatan dan mencegah risiko penularan maupun dampak lanjutan dari penyakit tersebut.
Selain aspek medis, pendekatan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan kusta. Dialog dengan warga dan penyintas di Kompleks Kusta Jongaya menjadi ruang untuk memahami kondisi di lapangan sekaligus memperkuat pesan bahwa penyintas kusta tetap memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Melalui penguatan deteksi dini, pengobatan hingga tuntas, edukasi masyarakat, dan penghapusan stigma, Dinkes Makassar bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penanganan kusta yang lebih menyeluruh. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya mengendalikan penyakit, tetapi juga memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
