kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dinas Kearsipan Makassar Evakuasi dan Identifikasi Arsip Pascakebakaran di Kantor Disdik

Dinas Kearsipan Makassar Evakuasi dan Identifikasi Arsip Pascakebakaran di Kantor Disdik
Tangkapan Layar Proses Evakuasi dan Identifikasi Arsip, (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Dinas Kearsipan Kota Makassar mengerahkan tim khusus untuk melakukan evakuasi dan identifikasi arsip yang terdampak bencana kebakaran di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Kegiatan ini berlangsung sejak Selasa, 15 April hingga 21 April 2025, sebagai respons cepat terhadap insiden yang mengancam kelestarian dokumen penting milik pemerintah.

Kepala Bidang Perlindungan dan Penyelamatan Arsip, Andi Arfan, menjelaskan bahwa langkah evakuasi dilakukan segera setelah laporan kebakaran diterima. Fokus awal adalah menyelamatkan arsip yang masih memungkinkan untuk dipulihkan, terutama dari risiko kerusakan lanjutan akibat air hujan dan kondisi lembab.

“Tim langsung melakukan evakuasi arsip ke ruang kosong yang lebih aman. Setelah itu, proses identifikasi dilakukan untuk mengklasifikasi arsip berdasarkan jenisnya: statis, dinamis, maupun yang sudah masuk kategori dimusnahkan,” jelas Andi Arfan, Rabu (16/04).

Sebanyak 10 petugas dari Dinas Kearsipan dikerahkan dalam operasi penyelamatan ini, dan mereka mendapat pendampingan penuh dari pihak Dinas Pendidikan untuk memastikan keakuratan pengambilan keputusan terhadap setiap jenis arsip. Tujuannya adalah memilah mana dokumen yang masih dapat dipulihkan, mana yang layak disimpan kembali, dan mana yang harus dimusnahkan secara sah dan sesuai prosedur.

Evakuasi ini bukan hanya bagian dari respons terhadap bencana, tetapi juga upaya preventif untuk menjaga keberlangsungan administrasi pemerintahan serta akuntabilitas pelayanan publik. Dokumen yang terdampak mencakup berbagai jenis, mulai dari data kepegawaian, surat menyurat dinas, hingga dokumen kebijakan pendidikan di Kota Makassar.

Andi Arfan menegaskan, proses identifikasi dan klasifikasi arsip akan dilakukan secara cermat agar tidak ada informasi penting yang hilang begitu saja. Selain itu, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari edukasi kepada perangkat daerah lain mengenai pentingnya proteksi arsip terhadap risiko bencana.

“Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya sistem perlindungan arsip yang kuat di setiap instansi, baik dari sisi penyimpanan, pemeliharaan, hingga penanganan darurat,” tambah Andi Arfan.

Dengan komitmen tinggi terhadap pelestarian dokumen negara, Dinas Kearsipan berharap seluruh instansi di lingkup Pemkot Makassar dapat lebih siap dalam menghadapi kemungkinan bencana di masa depan. Evakuasi arsip ini akan berlangsung selama sepekan dan diharapkan seluruh tahapan dapat diselesaikan dengan tuntas sesuai standar kearsipan nasional.

error: Content is protected !!