KabarMakassar.com — Aliansi Pemuda Luwu Timur menggelar aksi protes di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kantor PT Vale Indonesia Makassar, Rabu (12/10).
Aksi tersebut memprotes program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale yang dianggap minim realisasi.
Jenderal Lapangan Aksi, Reski Sudirman mengatakan dampak program PPM yang dirumuskan PT Vale Indonesia masih minim dirasakan dirasakan oleh masyarakat termasuk kecamatan yang berada diluar lingkar tambang.
"Sejatinya program PPM PT Vale Indonesia yang berada di Kabupaten Luwu Timur, kami sebagian besar masyarakat dan mahasiswa yang ada masih minim merasakan dampak dari program PPM yang dirumuskan," ungkapnya, Rabu (12/10).
Padahal, pihaknya mengungkap pedoman pelaksanaan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang diatur dalam peraturan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 40 tahun 2016 harusnya memberikan kontribusi besar terhadap pemberdayaan serta menjadi penggerak ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.
"Kami dari Aliansi Pemuda Luwu Timur kembali mengingatkan kepada pihak terkait guna menjalankan amanah konstitusi yang ada," sambungnya.
Pihaknya pun menuntut pemerintah dan PT Vale untuk menjalankan program PPM sesuai dengan aturan yang ada dan memastikan program tersebut berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Luwu Timur.
"Melalui program PPM yang telah dirumuskan oleh kementerian dan juga pemerintah provinsi maupun daerah tentu tidak hanya sekedar menjadi sebuah program wajib melainkan perlu dijalankan serta serta memastikan program tersebut dirasakan dampaknya kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur," pungkasnya.













