Indeks
News  

Dewan Sebut Intake Manggala Harapan Baru Kelangkaan Air Bersih di Utara Kota

Dewan Sebut Intake Manggala Harapan Baru Kelangkaan Air Bersih di Utara Kota
Komisi B DPRD kota Makassar saat Meninjau Intake Manggala Kota Makassar (Dok: Ist).

KabarMakassar.com – Operasional Intake Manggala mulai memberi harapan bagi penyelesaian persoalan distribusi air bersih yang selama puluhan tahun dikeluhkan warga di wilayah utara Kota Makassar.

Untuk memastikan fasilitas tersebut telah berfungsi optimal, Komisi B DPRD Makassar melakukan peninjauan langsung ke lokasi di kawasan Nipa-Nipa, Senin (6/7).

Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan tambahan pasokan air dari Intake Manggala sudah mulai mengalir ke wilayah pelayanan, meski proses integrasi dengan jaringan pipa lama masih berlangsung.

“Hari ini Komisi B turun ke Intake Manggala memastikan penyaluran air bersih ke utara kota sudah dimulai. Alhamdulillah, setelah kurang lebih dua tahun pengerjaannya, sekarang sudah mulai beroperasi, meski masih ada proses penyambungan ke jaringan pipa lama,” kata Ismail.

Ia menjelaskan, kapasitas suplai air ke wilayah utara kini meningkat signifikan. Jika sebelumnya hanya sekitar 100 liter per detik, saat ini pasokan bertambah menjadi sekitar 300 liter per detik sehingga diharapkan mampu memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat.

“Artinya suplai air bersih ke utara kota sudah mulai meningkat. Sekarang kita tinggal melihat sejauh mana jangkauan pelayanannya ke masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ismail, hasil pemantauan sementara menunjukkan distribusi air telah menjangkau wilayah Lakkang. Meski demikian, Komisi B masih akan mengawasi pelayanan di Kelurahan Buloa dan Tallo yang selama ini menjadi kawasan dengan persoalan kekurangan air bersih paling serius.

“Jangkauannya sudah sampai Lakkang. Tinggal kita melihat Buloa dan Tallo karena dua wilayah ini yang selama ini paling parah mengalami kekurangan air bersih,” katanya.

Ia berharap beroperasinya Intake Manggala menjadi titik awal penyelesaian persoalan air bersih yang telah berlangsung selama sekitar dua dekade di kawasan utara Makassar.

“Kurang lebih 20 tahun persoalan ini menjadi keluhan masyarakat. Mudah-mudahan dengan beroperasinya Intake Manggala, masalah air bersih di utara Kota Makassar bisa segera terselesaikan,” tutupnya.

Peninjauan tersebut dipimpin Ketua Komisi B DPRD Makassar, Ismail, bersama sejumlah anggota komisi, yakni Hartono, Umiyati, dan Rezki. Kegiatan itu juga dihadiri jajaran direksi Perumda Air Minum Makassar serta pihak Traya Tirta Makassar sebagai mitra pelaksana.

error: Content is protected !!
Exit mobile version