kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Dari Rantau untuk Kampung Halaman, KM Bulukumba Tebar Manfaat Iduladha

Dari Rantau untuk Kampung Halaman, KM Bulukumba Tebar Manfaat Iduladha
KM Bulukumba salurkan 13 ekor sapi untuk warga (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KM Bulukumba) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kampung halaman melalui pelaksanaan program Qurban Bersama ke-VI pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Semangat Berkorban untuk Kemaslahatan Umat” tersebut, panitia menyalurkan sebanyak 13 ekor sapi kurban ke sejumlah desa di Kabupaten Bulukumba, Rabu (27/05).

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, memberikan apresiasi atas konsistensi KM Bulukumba yang selama enam tahun berturut-turut melaksanakan program sosial keagamaan tersebut.

Menurut bupati yang akrab disapa Andi Utta itu, kegiatan qurban bersama menjadi bukti kuat bahwa hubungan emosional dan solidaritas masyarakat Bulukumba di perantauan tetap terjaga meskipun berada jauh dari daerah asal.

“Ini membuktikan bahwa ikatan persaudaraan warga Bulukumba tetap kuat meskipun berada jauh dari daerah asal. Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh Kerukunan Masyarakat Bulukumba patut menjadi teladan,” ujar Andi Utta.

Ia menilai, bantuan sapi kurban yang disalurkan kepada masyarakat merupakan bentuk nyata perhatian warga rantau terhadap kampung halaman, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulukumba dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh warga Bulukumba di rantau yang terus menunjukkan kepedulian terhadap daerahnya,” katanya.

Andi Utta berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari penguatan solidaritas sosial masyarakat Bulukumba.

“Semoga semangat gotong royong dan kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Qurban Bersama KM Bulukumba 2026, Ahmad Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sohibul kurban yang telah mempercayakan proses penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban kepada panitia.

“Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sohibul kurban yang telah mempercayakan amanah penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban kepada KM Bulukumba untuk disalurkan di sejumlah desa di Kabupaten Bulukumba,” ujarnya.

Ia menegaskan, panitia berkomitmen menyalurkan daging kurban secara amanah, adil, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Panitia juga membuka ruang kritik dan saran demi perbaikan pelaksanaan kegiatan di masa mendatang.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan dan kelancaran bersama di masa mendatang,” katanya.

Menurut Ahmad, semangat berkurban harus terus dijaga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Satu harapan besar kami, semoga pada tahun mendatang jumlah hewan kurban semakin bertambah sehingga manfaat kurban dapat menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke pelosok-pelosok yang benar-benar membutuhkan,” ungkapnya.

Ketua Umum DPP KM Bulukumba, Jumrana Salikki, menambahkan bahwa kegiatan qurban bersama tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi wadah memperkuat solidaritas sosial warga Bulukumba di perantauan.

“Kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta qurban. Semoga Allah SWT membalas dengan limpahan keberkahan dan rahmat-Nya,” ujarnya.

Menurut mantan Wakil Ketua Umum BPP KKSS itu, semangat berqurban masyarakat Bulukumba tetap terjaga di tengah berbagai tantangan dan kondisi ekonomi yang tidak mudah.

“Perintah kurban ada dalam Al-Qur’an, sebagaimana shalat. Maka kita upayakan untuk tetap melaksanakannya. Berkurban di kampung halaman Butta Panrita Lopi mempererat tali silaturahim dengan keluarga, masyarakat, dan pemerintah,” katanya.

Ia menegaskan, qurban bersama merupakan bentuk nyata kepedulian warga Bulukumba di rantau terhadap daerah asal mereka.

“Walau jarak memisahkan, hati tetap dekat. Ini adalah bagian dari menebar kebaikan dan kebahagiaan demi menggapai rida Ilahi,” tuturnya.

error: Content is protected !!