Indeks
News  

Damkarmat Makassar Selamatkan Balita Terjebak 3 Jam Dalam Mobil di Antang

Damkarmat Makassar Selamatkan Balita Terjebak 3 Jam Dalam Mobil di Antang
Tangkapan Layar Petugas Damkarmat Makassar Melakukan Penyelamatan Terhadap Balita Terkunci di Mobil (Dok: Ist).

KabarMakassar.com — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar kembali menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Kali ini, tim penyelamat mengevakuasi seorang balita berusia 1 tahun 5 bulan yang terjebak di dalam mobil di Jalan Nipa-Nipa, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, pada Minggu (02/11) siang.

Kejadian bermula ketika orang tua sang anak panik setelah mendapati pintu mobil mereka terkunci dari dalam, sementara balita masih berada di kursi belakang. Upaya membuka pintu secara manual tidak berhasil hingga akhirnya mereka meminta bantuan ke posko Damkarmat terdekat.

Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengungkapkan, laporan diterima sekitar pukul 13.38 WITA. Tim penyelamat segera bergerak dari posko pada pukul 13.47 WITA menggunakan satu unit armada Hilux dengan lima personel. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA dan langsung melakukan proses evakuasi.

“Menurut informasinya, anak tersebut sudah hampir tiga jam berada di dalam mobil. Orang tuanya sudah berusaha membuka pintu, tapi gagal, jadi melapor ke posko,” kata Fadli.

Petugas kemudian melakukan pembukaan kunci dengan teknik khusus untuk menghindari kerusakan kendaraan. Proses penyelamatan berlangsung cepat dan hati-hati. Sekitar pukul 14.08 WITA, anak berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.

“Sampai di lokasi kita bantu, anggota turun, Alhamdulillah bisa segera diselamatkan. Kasihan anaknya, dari tadi menangis terus,” ujar Fadli.

Setelah memastikan kondisi balita stabil, tim kembali ke posko pada pukul 14.15 WITA. Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, anak tersebut diduga terkunci karena sedang bermain di sekitar mobil tanpa pengawasan penuh, lalu secara tidak sengaja masuk dan pintu tertutup otomatis.

“Ini mungkin anak kecil bermain-main, tapi kemudian terkunci di dalam mobil,” jelas Fadli.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak bermain sendirian di sekitar kendaraan.

“Kami imbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat bersama anak kecil. Jangan biarkan mereka bermain di area parkir tanpa pengawasan,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version