kabarbursa.com
kabarbursa.com

Cucu Bakar Rumah, Nenek Tewas Terjebak di Kobaran Api

Cucu Bakar Rumah, Nenek Tewas Terjebak di Kobaran Api
Kebakaran di jalan Barawaja, Makassar yang tewaskan seorang lansia (Dok:Ist)

KabarMakassar.com — Rumah sekaligus warung makan yang terbakar di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, diduga sengaja dibakar. Seorang lansia tewas usai terjebak dalam kebakaran tersebut.

Kapolsek Panakkukang, AKP Aris Satrio Sujatmiko mengungkapkan bahwa kebakaran tersebut diduga dibakar oleh cucu lansia tersebut bernama Aries (37).

“Iya benar, kejadian itu sengaja dibakar oleh cucunya. Korban adalah neneknya,” kata Aris kepada wartawan, Minggu (04/05).

Menurut Aris bahwa pelaku nekat membakar rumah milik neneknya, Daeng Ngai (65), karena kesal terhadap ibunya dikabarkan akan menikah lagi.

“Motifnya kesal. Karna ibu kandungnya pelaku menikah lagi tetapi tidak ada yg memberi kabar kepada pelaku,” ungkapnya.

Aris mengatakan pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku, dan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kita amankan dan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang perempuan lanjut usia (lansia) ditemukan tewas terbakar, di rumahnya yang juga sekaligus warung makan di Jalan Barawaja, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada Minggu (04/05) dini hari.

“Jadi yang terbakar ini adalah tempat jual-jualan dan tempat tinggal ada dua unit. Korban tewas ada satu orang atas nama, Daeng Ngai umur 65 tahun,” kata Danton V Damkar Makassar, Jamaluddin Nur kepada wartawan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 00.19 Wita, kobaran api cepat melahap dua unit warung sekaligus tempat tinggal yang merupakan bangunan semi permanen. Korban yang masih berada didalam terkepung dan tidak dapat menyelamatkan diri karena faktor usia.

“Korban tewas diduga terjebak dan jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Makassar,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Damkar Makassar mengerahkan enam unit armadanya untuk melakukan pemadaman, sehingga kobaran api pun berhasil dipadamkan dengan cepat.

“Saya lihat keadaannya, karena ada korban, makanya saya tambah armada dua unit lagi dari mako damkar,” ungkapnya.

Meski demikian, penyebab kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah sekaligus warung makan hingga menyebabkan satu lansia meninggal dunia belum diketahui dan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Untuk penyebab belum diketahui dan ada belum ada informasi dari warga,” katanya.

error: Content is protected !!