kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Bupati Maluku Tenggara Fokus Tingkatkan Sektor Perikanan dan Pariwisata

KabarMakassar.com — Mengembangkan potensi daerah lewat sumber daya alam di Kabupaten Maluku Tenggara menjadi fokus kerja Bupati Hi Muhammad Thaher Hanubun.

Saat ditemui di sela-sela kegiatannya dalam mempromosikan Potensi Maluku Tenggara di acara Maluku Baileo Exhibition di Makassar, Thaher menyebut ada dua potensi yang sangat menonjol di Maluku Tenggara, yakni sektor pariwisata dan sektor perikanan.

"Dari 11 kabupaten yang ada di maluku, salah satunya adalah Kabupaten Maluku Tenggara atau Kepulauan Kei. Dia punya destinasi wisata sudah luar biasa dan kita punya satu event itu yang disebut Festival Pesona Meiti Kei, ini sudah terdaftar di kementerian pariwisata, menjadi salah satu agenda nasional yang setiap tahun dilaksanakan pada bulan oktober," ujar Thaher kepada wartawan di Mall Ratu Indah, Makassar, Sabtu (5/2).

Bagaimana tidak, ia menceritakan keindahan pantai yang ada di Kepulauan Kei sangat indah dan memanjakan mata.

"Ada tempat tempat destinasi wisata alam dengan pasir pantai yang sangat putih dan halus. Terus juga ada desa wisata namanya Desa Ohoi, itu sebagai salah satu desa wisata terbaik di indonesia, itu ada di Ngilngof Maluku Tenggara," jelasnya.

Potensi daerah gang tak kalah menakjubkan, lanjut Thaher adalah sektor peikanan. Hingga kini pihaknya masih konsisten dengan produksi ikan dan rumput laut. Banyak produksi hasil laut ini dikirim ke luar neger

"Agar kualitas produksi kita membaik, makan Dinas Perikanan kita sedang mengembangkan seaweed estate atau rumput laut untuk dipusatkan di Maluku Tenggara. Sehingga saya meminta teman teman membantu untuk memberi dukungan untuk mencari investor yang ingin masuk kesana. Karena ini rumput laut ini yang terbaik, " jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Nur Janna Yunus mengatakan pihaknya terus mengembangkan potensi wisata di Maluku Tenggara. Seperti wisata alam, wisata religi, wisata budaya dan wisata kuliner.

"Target kita memang cukup tinggi, yakni hingga 40 ribu wisatawan, " ungkap Nur Janna.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Maluku Tenggara, Niko Ubro menyebutkan, jumlah produksi ikan per tahun mencapai 4,5 juta ton.

"Itu jumlah per tahun, sementara rumput laut kami mencapai 28 ribu ton per tahun, " sebut Niko. Dengen demikian, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sampai saat ini masih membutuhkan investor yang tepat untuk mengembangkan dua sektor unggulan tersebut.

error: Content is protected !!