kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Buka Pelatihan Barbershop dan Koperasi, Paris Yasir Dorong Lahirnya Wirausaha Baru

Buka Pelatihan Barbershop dan Koperasi, Paris Yasir Dorong Lahirnya Wirausaha Baru
Pembukaan Pelatihan Barbershop bagi Peserta P3KE DTSEN Desil 1. (Dok: Ist)

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan keterampilan serta penguatan kapasitas ekonomi masyarakat.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mencetak wirausahawan baru dan memperluas lapangan kerja di daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan dilaksanakannya pembukaan Pelatihan Barbershop bagi Peserta P3KE DTSEN Desil 1 sekaligus Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Perkoperasian oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, pada Senin (27/7).

Kegiatan berorientasi pemberdayaan ekonomi warga ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto Mernawati, Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Indri Astuti Assegaf, serta puluhan peserta pelatihan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Jeneponto, Mernawati, membeberkan bahwa program ini dirancang untuk menyasar sektor wirausaha mandiri dan penguatan lembaga ekonomi warga.

“Pelatihan peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian dilaksanakan dalam dua angkatan dengan total peserta mencapai 60 orang. Sementara itu, untuk pelatihan barbershop(pangkas rambut) diikuti oleh 25 orang peserta yang berfokus pada kelompok penerima manfaat P3KE DTSEN Desil 1,” ujarnya.

Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi masyarakat merupakan kunci utama dalam memperluas kesempatan kerja dan menciptakan pelaku usaha baru yang mampu mendongkrak kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, pelatihan keterampilan praktis seperti ini harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai modal utama membangun usaha mandiri yang berkelanjutan.

Di sisi lain, pemahaman mengenai tata kelola koperasi dinilai sangat krusial sebagai fondasi utama dalam mengembangkan jaringan usaha berbasis asas kekeluargaan dan gotong royong.

“Ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya. Manfaatkan kesempatan untuk menambah ilmu dan keterampilan sehingga nantinya dapat menjadi modal dalam membuka usaha maupun meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Paris Yasir.

Ia berharap seluruh peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu teknis yang didapat usai pelatihan berakhir. Dengan demikian, dampak positif dari kegiatan ini tidak sekadar berhenti pada peningkatan keahlian individu, tetapi berlanjut pada pergerakan Roda perekonomian masyarakat secara inklusif.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jeneponto secara resmi membuka seluruh rangkaian Pelatihan Barbershop dan Peningkatan Pemahaman Perkoperasian.

Melalui program pemberdayaan ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap lahir sumber daya manusia yang jauh lebih terampil, produktif, dan berdaya saing tinggi, sekaligus semakin memperkuat peran vital koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dalam mewujudkan Jeneponto Bahagia.

error: Content is protected !!