Indeks
News  

BPJS Makale Catat 47 Faskes Toraja Utara Sudah Bekerja Sama

BPJS Makale Catat 47 Faskes Toraja Utara Sudah Bekerja Sama
Foto bersama Kepala cabang BPJS Kesehatan cabang Makale Natalia Pangelo dan staf bersama Jurnalis Toraja di lantai 2 pleton cafe Rantepao Toraja Utara, Kamis (2/7/2026). Dok. Jerni

KabarMakassar.com — Tingkat Kerjasama Fasitas Kesehatan Di wilayah Kabupaten Toraja Utara (Torut) dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Makale lebih tinggi di banding dengan tingkat kerjasama di wilayah Kabupaten Tana Toraja(Tator).

BPJS Kesehatan cabang Makale telah bekerjasama dengan Fasilitas kesehatan di wilayah Torut sebanyak 47 Fasilitas Kesehatan(Faskes) diantaranya 40 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama(FKTP) yang mencakup 28 puskesmas, 9 Tempat Praktek Mandiri Dokter(TPMD), 3 Klinik Pratama, serta 4 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), 2 Optik dan 1 Apotek.

Sementara di wilayah Kabupaten Tator telah bekerjasama dengan 38 Faskes diantaranya 27 FKTP yang mencakup 22 Puskesmas, 4 TPMD, 1 Klinik Pratama serta 4 FKRTL, 1 Optik, dan 3 Apotek.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Makale Natalia Panggelo saat diskusi bersama dengan jurnalis toraja usai gelar Public Eskpose di Peleton Cafe Rantepao, Kamis (2/7/2026).

“Sebelum kerjasama dengan RS swasta ada namanya Kredensialing, proses penilaian kelayakan fasilitas, sarana, prasarana, serta ketersediaan tenaga medis, minimal standar kelayakan di nilai 75 persen,” tutur Natalia.

Dikatakan, ketika kerjasama sudah berjalan namun mereka tidak patuh terhadap perjanjian yang di sepakati maka akan di berikan teguran secara lisan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian secara tulisan, hingga pemutusan kerjasama.

Sementara itu, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kabupaten Tator lebih tinggi dimana peserta JKN per 1 Juni 2026 mencapai 276.907 dari jumlah penduduk sebanyak 256.780 jadi 92,26% peserta aktif dan 7,74% non aktif.

Sedangkan Peserta JKN di Kabupaten Torut per 1 Juni 2026 mencapai 228.481 dari jumlah penduduk sebanyak 268.717 jadi 84,28% peserta aktif dan 15,7% peserta non aktif.

Keaktifan peserta JKN akan di validasi 1 bulan sekali untuk memenuhi kriteria sebagai peserta non aktif, misalnya masyarakat yang sudah tidak masuk dalam desil 1 sampai desil 5, pekerja yang sebelumnya bekerja di perusahaan swasta yang ditanggung BPJS kesehatan dan sudah tidak bekerja lagi, masyarakat yang sudah memiliki penghasilan tetap setiap bulan.

error: Content is protected !!
Exit mobile version