KabarMakassar.com — Bocah berusia 14 tahun bernama Muh. Ilham, akhirnya ditemukan tewas usai dilaporkan tenggelam di aliran sungai Kassi Loe, Desa Jombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Sabtu (5/4).
Bocah berusia 14 tahun ini berhasil ditemukan setelah Tim Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto, bersama warga sekitar melakukan pencarian selama 8 jam dengan perahu karet.
“Korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 18.10 Wita,”Kata Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Andi Pattoppoi, Sabtu (5/4).
Usai ditemukan, tangis keluarga pun langsung pecah, saat petugas melakukan upaya evakuasi terhadap jasad bocah asal Kota Makassar ini.
Kini, jasad korban langsung dibawa ke Rumah duka namun belum diketahui pasti, apakah jasad korban akan dikebumikan di kampung halaman keluarganya atau langsung di bawa Kota Makassar.
Sebelumnya diberitakan, seorang bocah bernama Ilham dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Kassi Loe, Desa Jombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Sabtu (5/4).
Bocah berusia 14 tahun tersebut tenggelam saat menemani tante dan kedua sepupunya mencuci di tepi sungai. Namun naas, saat sampai dilokasi, kaki korban terpeleset dan jatuh ke dasar sungai.
“Kejadiannya sekitar pukul 10.00 wita tadi pagi, saat korban menemani tantenya pergi mencuci pakaian,” ujar Kepala Desa Jombe, Jusmaedy.
Selain korban, kedua sepupunya juga dilaporkan ikut tenggelam. Namun beruntung, warga yang melihat kejadian langsung bergegas memberikan pertolongan hingga akhirnya nyawa keduanya masih dapat diselamatkan.
Sementara korban hingga kini belum ditemukan oleh warga sekitar dan akhirnya melaporkan insiden ini kepada pihak berwenang.
Laporan tenggelamnya Ilham pun diterima Tim Pusdalops dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jeneponto.
Namun hingga kini, petugas bersama masyarakat setempat masih melakukan pencarian.
“Saat ini, Tim BPBD Jeneponto bersama warga lainnya masih melakukan upaya pencarian dengan menerjunkan 1 unit perahu karet,” pungkas Jusmaedy.
