kabarbursa.com
kabarbursa.com
News  

Bersih Pesisir Biangkeke Wujud Kolaborasi KKN UMI Pemerintah dan Warga

Bersih Pesisir Biangkeke Wujud Kolaborasi KKN UMI Pemerintah dan Warga
KKN UMI Bersih-bersih Pantai

KabarMakassar.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 77 Universitas Muslim Indonesia (UMI) Posko Desa Biangkeke menggelar aksi bersih pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pantai.

Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 itu melibatkan Pemerintah Kabupaten Bantaeng, TNI-Polri, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta masyarakat setempat.

Aksi gotong royong dilaksanakan di sejumlah dusun pesisir di Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang. Para peserta membersihkan sampah plastik, kayu, dan berbagai jenis limbah yang terbawa arus laut maupun berasal dari aktivitas masyarakat di kawasan pantai.

Penanggung jawab kegiatan, Alif Nugraha, mengatakan aksi tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga kawasan pesisir agar tetap bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pantai.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan pesisir. Pantai yang bersih bukan hanya menciptakan kawasan yang sehat, tetapi juga menjadi aset penting bagi kehidupan masyarakat dan potensi wisata daerah,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Kodim 1410/Bantaeng, Polsek Pa’jukukang, pemerintah kecamatan, Pemerintah Desa Biangkeke, Puskesmas Kassi-Kassi, mahasiswa KKN UMI, mahasiswa KKN 116 Universitas Hasanuddin, hingga warga setempat.

Selain aksi bersih pantai, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga bahwa kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat saling berkaitan.

Kepala Puskesmas Kassi-Kassi, Yuliana, menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini mampu mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

“Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh pelayanan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat menjaga kebersihan sekaligus memanfaatkan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan lingkungan yang bersih,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Desa KKN Tematik Angkatan 77 UMI Desa Biangkeke, Fahri, berharap semangat gotong royong yang terbangun dalam kegiatan tersebut tidak berhenti setelah program selesai.

“Menjaga pesisir bukan hanya membersihkan pantai hari ini, tetapi juga menjaga warisan alam untuk generasi yang akan datang. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bantaeng, seluruh OPD, TNI-Polri, pemerintah desa, mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat yang telah berkontribusi. Semoga semangat kolaborasi ini terus tumbuh dan menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya bersama,” tukasnya.

Loading

error: Content is protected !!