KabarMakassar.com — Belasan rumah dan bangunan di Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan rusak setelah angin puting beliung menerjang kawasan tersebut.
Polsek setempat langsung melalukan evakuasi terhadap korban yang terdampak.
Kapolsek Bantimurung, AKP Siswandhy mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.45 WITA, di dua dusun di Kabupaten Maros.
“Kami segera turun ke Dusun Manarang dan Dusun Bontokappong untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal,” kata Siswandhy dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11).
Berdasarkan keterangan warga, angin puting beliung datang secara tiba-tiba yang menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan.
“Mulai dari atap rumah yang terbang, dinding yang roboh, bagian dapur yang rusak, hingga kandang ternak yang ambruk. Gedung TPA setempat juga terdampak akibat terjangan angin kencang tersebut,” bebernya.
Akibat peristiwa itu, Siswandhy menyebutkan bahwa total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Saksi mata menjelaskan bahwa suara gemuruh terdengar keras sebelum angin kencang menerbangkan material bangunan. Beberapa warga panik dan keluar rumah ketika atap-atap mulai beterbangan ke berbagai arah,” ungkapnya.
Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak, membantu evakuasi material bangunan yang berserakan, serta memastikan seluruh warga dalam keadaan aman.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi masyarakat dan melakukan pendataan kerusakan. Prioritas kami adalah keselamatan warga serta memastikan penanganan awal berjalan cepat dan tepat,” ujarnya.
Sementara ini, Polsek Bantimurung masih melakukan pemantauan di Desa Tukamasea guna memastikan situasi tetap aman pasca bencana tersebut.
