KabarMakassar.com — Keberhasilan Kabupaten Bantaeng kembali mempertahankan supremasi kebersihan dengan meraih Piala Adipura tahun ini tak lepas dari kerja keras para petugas kebersihan.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menggelar aksi berbagi dan penyerahan bantuan kesejahteraan, Rabu lalu (20/3).
Pria yang akrab disapa Uji ini hadir langsung untuk menyapa ratusan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantaeng.
Dalam kesempatan tersebut, puluhan pekerja kebersihan menerima bantuan paket sembako sebagai bentuk tali kasih di bulan suci.
Bupati Bantaeng memberikan pujian setinggi-tingginya kepada para petugas yang tetap setia menjaga keasrian kota meski di bawah terik matahari maupun hujan.
Menurutnya, piala Adipura yang kembali bersemayam di Bantaeng adalah berkat dedikasi mereka.
“Berbagi bersama ratusan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bantaeng yang telah berkontribusi besar dalam menjaga kebersihan. Berkat mereka, Kabupaten Bantaeng tahun ini kembali meraih piala Adipura,” ujar M. Fathul Fauzy Nurdin.
Tak hanya memberikan paket sembako, agenda Bupati berlanjut pada penguatan sektor hunian layak bagi masyarakat prasejahtera.
Bupati menyerahkan secara resmi bantuan program Bedah Rumah yang merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Penyerahan kunci rumah hasil bedah tersebut menjadi momen haru sekaligus membahagiakan bagi penerima manfaat. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menekan angka rumah tidak layak huni (RTLH) di Butta Toa.
“Lanjut menyerahkan secara resmi bantuan Bedah Rumah kerjasama Baznas dan Pemkab Bantaeng. Semoga berkah untuk kita semua,” tambah Bupati dalam keterangannya.
Aksi sosial ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam memperhatikan aspek sosial dan lingkungan secara beriringan.
Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar seperti pangan dan hunian yang layak, diharapkan semangat para pekerja pelayan publik di Bantaeng terus meningkat.
Kegiatan ini pun ditutup dengan doa bersama, berharap agar sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat tetap terjaga demi kemajuan Bantaeng di masa depan.
