KabarMakassar.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Andi Suharmika mengungkapkan aspirasi warga terkait kondisi ikon Patung Ayam di kawasan Daya, Kecamatan Biringkanaya.
Permintaan tersebut disampaikan masyarakat saat dirinya menggelar reses di wilayah yang juga menjadi tempat tinggalnya.
“Saat saya melakukan reses di Daya, mayoritas warga meminta adanya rehabilitasi ikon Daya, yakni Patung Ayam,” ujar Andi Suharmika, Jumat (20/02).
Menurutnya, keberadaan Patung Ayam memiliki nilai simbolik sekaligus potensi ekonomi jika dikelola dengan baik. Ia menilai kawasan tersebut layak mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kota Makassar agar bisa dikembangkan menjadi ikon baru sekaligus destinasi kunjungan, khususnya bagi masyarakat Biringkanaya dan Tamalanrea.
“Ini sangat substansial karena berada di Biringkanaya. Perlu perhatian lebih agar bisa dikembangkan menjadi ikon baru Kota Makassar,” tegasnya.
Ia juga mengusulkan agar pengembangan kawasan tidak hanya sebatas rehabilitasi fisik patung, tetapi dilengkapi fasilitas penunjang seperti jogging track dan sarana ruang publik lainnya. Dengan begitu, warga tidak perlu jauh mencari tempat rekreasi atau olahraga.
“Kalau memungkinkan, ditambahkan fasilitas seperti jogging track dan sarana lainnya. Di sana sudah ada titik wisata baru bernama Patung Ayam Daya, tinggal dimaksimalkan,” katanya.
Andi Suharmika berharap aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti sebagai bagian dari pemerataan pembangunan dan penguatan ruang publik di wilayah timur Kota Makassar.
“Tentu warga sangat berharap bahwa ini akan benar-benar mendapatkan perhatian, setelah ini saya akan membawa dan membahas dengan SKPD terkait untuk melihat bagaimana kelanjutannya,” pungkasnya.















