KabarMakassar.com — Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, Ridho Alganiu, dilaporkan terseret ombak di kawasan pemecah ombak Pattingalloang, Kabupaten Gowa, Minggu (18/01) sekitar pukul 12.30 WITA.
Hingga sore hari, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Korban diketahui berada di pesisir bersama keluarganya saat insiden terjadi. Ridho dilaporkan berdiri di dekat batu pemecah ombak ketika gelombang besar datang secara tiba-tiba dan menyeretnya ke laut.
Menerima laporan warga, tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Unsur yang terlibat meliputi BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
Kepala BPBD Kota Makassar, M. Fadli, turun langsung memimpin operasi pencarian guna memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal dan keselamatan personel tetap terjaga.
“Begitu menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi dan perairan yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban,” kata Fadli dalam keterangannya.
BPBD Kota Makassar menurunkan 20 personel dengan dukungan dua unit kapal rescue dan satu unit perahu karet.
“Metode pencarian dilakukan melalui penyisiran laut serta pemantauan titik-titik rawan sesuai arah arus dan kondisi gelombang,”
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Tim gabungan tetap bersiaga dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan dinamika ombak di lokasi kejadian.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di kawasan pesisir.
“Apalagi di sekitar pemecah ombak yang memiliki risiko tinggi, guna mencegah kejadian serupa,” Pungkasnya.














