Indeks
News  

Aliansi Mahasiswa Takalar Demo Dugaan Pungli, Tuntut Copot Kasat Lantas

Aliansi Mahasiswa Takalar Demo Dugaan Pungli, Tuntut Copot Kasat Lantas
Demo Aliansi Mahasiswa Takalar di depan Polres Takalar (Dok : Saleh KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Takalar menggelar demo di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pattallassang, Kamis (31/07). Dalam aksi tersebut, massa sempat menutup akses jalan dari arah selatan ke utara.

Aksi ini dipicu oleh dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Satlantas Polres Takalar.

Situasi sempat memanas saat demonstrasi mencoba menghentikan laju kendaraan truk roda enam dan sepuluh. Namun aksi tersebut segera dihalau oleh petugas kepolisian yang berjaga di lokasi.

Koordinator lapangan aksi, Fatur, menyebut ada praktik pungli dalam pengurusan SIM C, di mana pemohon diminta membayar hingga Rp400 ribu. Padahal menurutnya, biaya resminya hanya sekitar Rp250 ribu.

“Kemarin teman-teman melakukan investigasi di bagian SIM namun tidak diberikan ruang untuk kordinasi hal ini,” kata Fatur kepada wartawan.

Pihaknya pun mendesak Kapolres Takalar, AKBP Supriadi Rahman, untuk mencopot Kasat Lantas AKP Malik Karana yang dinilai gagal menyembunyikan dan membiarkan adanya dugaan pelanggaran tersebut.

“Ini kejahatan, tugasnya sudah keluar dari koridor yang seharusnya,” tegas Fatur.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan terkait tudingan tersebut, Kasat Lalu AKP Malik Karana hanya menjawab singkat, “Iya, saya sementara vicon,” tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

error: Content is protected !!
Exit mobile version