KabarMakassar.com — Momentum Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkuat karakter aparatur sipil negara melalui Ramadan Leadership Camp yang digelar di Aula Arafah, Asrama Haji Makassar, pada 22–28 Februari 2026.
Sebanyak 938 peserta ambil bagian, terdiri atas 735 pejabat struktural, 100 kepala sekolah, 16 direksi BUMD, serta panitia pelaksana.
Program yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan ini diikuti 938 peserta dari unsur pejabat struktural, kepala sekolah, direksi BUMD, dan panitia.
Kepala BPSDM Sulsel Prof. Muhammad Jufri menyampaikan bahwa Ramadan Leadership Camp merupakan salah satu program prioritas Gubernur Sulsel yang dilaksanakan melalui BPSDM sebagai upaya penguatan kapasitas ASN secara holistik.
“Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis dan manajerial, tetapi juga pada dimensi integritas, karakter kepemimpinan, serta penguatan spiritual ASN,” kata Prof. Jufri.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi kebutuhan akan ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas di tengah tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.
Ramadan dinilai menjadi momentum tepat untuk menginternalisasikan nilai amanah, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan berkarakter.
Selain materi wawasan kebangsaan dan kebijakan nasional, peserta juga mengikuti sesi Spiritual Leadership yang membahas Rukun Iman serta penyetoran hafalan Juz 30 kepada ustaz dan ustazah pendamping sebelum salat tarawih berjamaah.
Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk memastikan capaian pembelajaran, baik dari sisi intelektual maupun spiritual.
