kabarbursa.com
kabarbursa.com

Viral Oknum TNI AU Diduga Aniaya Seorang Perempuan Saat Terlibat Cekcok

https://kabarmakassar.com/berita-utama/niat-kubur-ari-ari-warga-makassar-temukan-kotak-berisi-amunisi
Ilustrasi (Dok : KabarMakassar).

KabarMakassar.com — Beredar video di sosial media seorang anggota TNI Angkatan Udara (AU) diduga menganiaya seorang perempuan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Oknum TNI tersebut saat ini telah diamankan oleh Polisi Militer AU (POMAU).

Dalam video yang beredar tersebut, memperlihatkan oknum anggota TNI AU bersama istrinya terlibat cekcok hingga nyaris diduga menganiaya seorang perempuan bernama Rika, yang diduga akibat persoalan pekerjaan, pada Selasa (08/07) sekitar pukul 12.30 WITA.

“Tiba-tiba dia datang mengamuk, memukul tangan saya sampai lebam, kemudian mendorong saya. Padahal saya sementara lagi jualan,” kata Rika dalam video yang beredar.

Saat hendak direlai oleh warga sekitar yang melihat aksi itu, oknum TNI AU tersebut malah semakin emosi dan bertindak kasar terhadap korban.

“Pakai pakaian dinas, tapi bicaranya kasar dan malah menatang,” ujarnya.

Menanggapi video tersebut, Kadispotdirga Kolonel Pas I Komang Dony A.W mengatakan bahwa kedua belah pihak sudah dipertemukan dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

“Kedua belah pihak sudah dipertemukan dan saling memaafkan. Namun, bagi prajurit tetap ada proses hukum dan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” kata Komang Dony, Kamis (10/07).

Saat ini, Komang mengatakan bahwa oknum TNI AU tersebut telah diamankan oleh POMAU untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait video viralnya.

“Yang bersangkutan sudah diamankan oleh Polisi Militer. Ditangkap tadi malam, sekarang sudah di sel dan ditangani POMAU Lanud,” ungkapnya.

Walaupun permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan, namun kata Komang proses penegakan disiplin terhadap prajurit TNI AU akan tetap berjalan sesuai prosedur militer.

“Langkah tegas tetap kami ambil demi menjaga nama baik institusi,” pungkasnya.

error: Content is protected !!